Untuk Kemajuan Daerah Jangan Bekerja Seperti Adanya

Frans Lebu Raya : Bekerja dengan penuh tanggung jawab serta berinovasi dan berkreasi adalah kunci sukses dalam membangun daerah. Karena itu jangan bekerja seperti biasa atau seperti apa adanya.

Kupang, citra-news.com – MESKI belum dikatakan kehidupan masyarakat NTT sudah maju namun secara ekonomi telah menunjukkan perubahan-perubahan yang signifikan. Berdasarkan data Bank Indonesia (Pebruari 2018) perkembangan prosentase penduduk miskin di Provinsi NTT cenderung berada pada trend menurun sejak tahun 2015. Ini menunjukan kalau ada perubahan kehidupan masyarakat NTT.

Demikian Gubernur Frans Lebu Raya pada acara Pelantikan/Pengambilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov NTT, di Gedung Sasando Kupang, Jumat 8 Juni 2018.

“Kehidupan masyarakat NTT dari tahun ke tahun menunjukkan perubahan-perubahan yang signifikan. Meskipun belum dikatakan maju. Oleh karena itu di penghujung jabatan ini saya berharap, jaga kebersamaan dan jaga ini daerah. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, berinovasi, dan berkreasi serta tahu Tupoksi. Jangan bekerja seperti biasa dan seperti apa adanya. Lakukan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah ini,”ungkapnya

Dikatakannya, melalui semangat kebersamaan dan kerja keras yang kita miliki kita akan mampu mewujudkan masyarakat NTT yang berkualitas, sejahtera, dan demokratis. Kepada pejabat perlu meningkatkan kapasitas dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat. Inovasi dan kreasi dalam bekerja menjadi kunci sukses dalam membangun daerah. Jangan perhatikan diri sendiri tapi beri perhatian juga kepada anak buah. Jangan persulit pelayanan kepada masyarakat.

Hingga dilakukan pelantikan pejabat tinggi di lingkup Setda Pemprov NTT, menurut Gubernur Lebu Raya, harus melalui mekanisme dan proses panjang. Berbeda dengan kondisi sebelumnya, yang hanya melalui kajian Baperjakat  kemudian dilantik. Tapi pejabat hari ini harus melalui mekanisme pemetaan eselonering. Kemudian melalui tahapan fit and propertest (uji kepatutan dan kelayakan). Setelah semua tahapan dilakukan kemudian juga harus ada persetujuan dari Menteri Dalam Negeri.

“Karena itu kepada badan, dinas/instansi yang selama ini diisi dengan Plt (Pelaksana Tugas) namun hari ini sudah ada pimpinan defenitif. Maka kepada para pejabat yang ada harus tahu Tupoksinya. Lakukan tugas-tugas dengan penuh tanggung jawab, kreativitas tinggi, dan penuh inovasi,”kata Gubernur Lebu Raya.

Kepada Dinas Komunikasi dan Informsi (Kominfo), lanjut dia, tingkatkan kapasitas. Bahwa kemajuan teknologi dan informasi saat ini menjadi hal yang sulit dihindari. Media social (Medsos), WhatsApp (WA) dan face book (FB) yang terkadang jadi kisruh, perlu dihindari.

Juga kepada Dinas Ketahanan Pangan, kata Gubernur Lebu Raya. Masyarakat NTT harus kecukupan pangan dan gizi pangan perlu ditingkatkan. Beri ruang bagi pihak lain yang mau kerja untuk membangun daerah ini. Jangan bekerja seperti biasa atau bekerja seperti apa adanya. Demikian juga kepada pimpinan dinas/badan dan intansi lainnya. Bekerjalah dengan penuh kreasi dan inovasi untuk kemajuan daerah ini.

“Kepada semua pihak yang sudah mendukung saya selama 10 tahun jadi Gubernur NTT, saya menyampaikan terima kasih. Memang saya sudah selesai dalam jabatan ini. Tapi saya punya tanggung jawab untuk menyiapkan sumber daya yang ada. Perlu diakui jika tidak dikatakan ada kemajuan. Namun ada perubahan dari waktu ke waktu. Karena itu kepada gubernur NTT ke depannya juga para pejabat harus melakukan kerja dengan penuh tanggung jawab,”pintanya.

Adapun 10 pejabat tinggi di lingkungan Setda Provinsi NTT yang dilantik Gubernur Frans Lebu Raya dimasa akhir jabatannya itu, masing-masing Kepala Dinas (Kadis) Kominfo  dijabat Drs. Abraham Maulaka; Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dr. Yovita Anike M. Porsiana, MPHKadis Kesehatan Drg. Domingus Minggu, M.Kes; Kadis Perhubungan Izack Nuka, ST, MM; Kadis Perdagangan Drs. Hadji Husen; Kepala Badan  Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Dr. Keron Ama Petrus, SE. MA; Inspektur dijabat oleh Drs. Marianus Djawa, M.Si; Alexon Lumba, SH, M.Hum (Kepala Biro Hukum); Dr. Drs. Yusuf Lerry Rupidara, M.Si (Kepala Biro Kerjasama); dan Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat dijabat oleh Drs. Simon Sabon Tokan. +++ cnc1

 Gambar : Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya melantik dan mengambil sumpah 10 Pejabat di lingkungan Setda Provinsi NTT. (Doc. marthen radja/CNC )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *