Demikian harapan Gubernur NTT, VIKTOR Bungtilu Laiskodat, SH,M.Si saat memberikan sambutan pada acara pentahbisan Diakon di Kapela Seminari Tinggi Santo Mikael Penfui, Jumat 31 Mei 2019.
Menurut Gubernur NTT, perang terhadap sampah adalah pekerjaan bersama. Ini tanggung jawab pemerintah dan gereja. Bukan pemerintah saja, bukan gereja saja. Tapi keduanya punya tanggung jawab bersama, tegasnya.
Selalu saya katakan di mana-mana, pemerintah provinsi NTT tidak akan mampu membawa visi dan mimpi besarnya selama gereja tidak berperan aktif secara luar biasa. Gereja harus mulai mendorong umatnya untuk mengelola sampah dengan baik. Saya bilang, perang terhadap sampah. Kalau boleh, lihat siapa saja yang buang sampah, tegur khususnya sampah plastik karena daya rusaknya luar biasa.
