Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Irfan : Situasi Pandemi Covid19 MUTU Pendidikan BUKAN Hal Utama

CitraNews

Drs. H. Muhamad Irfan, MM saat temu pers di Kupang,  Senin 26 Juli 2021. Doc.marthen radja/citra-news.com

Situasi pandemi Covid19 saat ini berdampak luas bagi kelangsungan pendidikan di tanah air. Penerapkan pembelajaran Daring (dalam jaringan) untuk swmua tingkayan pendidikan adalah solusinya.

Citra-News.Com, KUPANG – KEPALA LEMBAGA Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur (LPMP NTT), Drs. H.Muhamad Irfan, MM menyatakan, para pemangku kepentingan pendidikan menyadari bahwa pembelajaran Daring sangat tidak efektif.

Baca Juga :  Insan PUPR Diminta Bangun INFRASTRUKTUR Yang BERKULITAS

“Kita menyadari penyelenggaraan pendidikan di masa pandemi Covid19 saat ini sudah tidak terarah lagi. Pembelajaran Daring yang diterapkan di semua satuan pendidikan sangat tidak efektif. Akan tetapi bagaimanapun kondisinya kita harus menyelamatkan siswa dari Covid19 itu yang paling utama,” tegas Irfan.

Baca Juga :  Mendagri TJAHJO Dukung Program Gubernur/Wagub VIKTOR-JOSEF

Kepada sejumlah wartawan di Kupang, Senin kemarin, Irfan mengungkapkan kekuatirannya tentang mutu pendidikan di tanah air pasca pandemi Covid19.

Akan tetapi dengan pemberlakuan model penilaian menggunakan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), lebih memacu siswa untuk belajar mandiri.

Baca Juga :  FAHRI Hamzah DIBENCI dan DICINTAI Orang NTT

Menurut Irvan, model pembelajaran Daring yang diterapkan pada saat pandemi Covid19 melalui penugasan-penugasan, ini sekligus melatih siswa sendiri mencari, menemukan, dan menganalisis materi yang ditugaskan guru.

AKM sesungguhnya membangkitkan siswa dalam berliterasi dan numerasi untuk sebuah materi pelajaran.