PAUD Jadi Fondasi Yang KOKOH Untuk Peningkatan SDM

Suasana Pelantikan Bunda PAUD se-Kota Kupang, Kamis 23 September 2021. Doc. citra-news com/humas setdakotakpg 

Peningkatkan sumber daya manusia (SDM) dimulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD)

Citra-News.Com, KUPANG – BUNDA PENDIDIKAN Anak Usia Dini (PAUD) Kota Kupang, Ny. HILDA Riwu Kore Manafe, SE, MM mengingatkan para Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Kupang untuk mengambil peran aktif dalam peningkatan SDM.

“Mari kita berperan aktif menjadikan PAUD sebagai fondasi yang kokoh untuk peningkatan sumber daya manusia,” ajak bunda Hilda dalam sambutannya pada acara pengukuhan 6 (enam) Kecamatan se-Kota Kupang, di Aula Rujab Sekda Kota Kupang, Kamis 23 September 2021.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota ini mengatakan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat strategis dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

PAUD merupakan wadah untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak, sehingga kelak mereka akan menjadi modal pembangunan yang memiliki daya saing tinggi.

Menuju harapan ini para bunda PAUD diminta untuk mensosialisasikan kegiatan program PAUD kepada masyarakat.
Bahwa fondasi yang kuat untuk meningkatkan sumber daya manusia dimulai dari pendidikan anak usia dini.

“Saya berharap dengan adanya pengukuhan Bunda PAUD kecamatan dapat membawa perubahan dalam perkembangan kualitas PAUD di setiap kecamatan dan kelurahan,” tegasnya.

Ny. Hilda Riwu Kore, yang juga Anggota DPD RI ini menambahkan
bunda PAUD kecamatan dapat bekerjasama untuk menghasilkan minimal satu PAUD yang belum diakreditasi, difasilitasi untuk bisa akreditasi. Sehingga tahun ini minimal kita sudah ada 6 (enam) PAUD yang terakreditasi baik, tandasnya.

Sementara Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Kupang, JEFRI Liebertus menambahkan, ada dua hal penting yang perlu diperhatikan para Bunda PAUD.

Pertama, dari segi fisik lembaga PAUD yang ada di Kota Kupang perlu ada peningkatan yang lebih baik dan layak sehingga pelayanan belajar peserta didik untuk anak-anak dibawah usia 6 tahun lebih maksimal.

P

Kedua, dari sisi para pengajar, saat ini untuk Kota Kupang masih banyak tenaga pendidik anak PAUD hanya memiliki latar belakang pendidikan SMA.

Oleh karenanya, kta Jefri, HIMPAUDI mendorong Bunda PAUD kecamatan se-Kota Kupang agar dapat memasukannya dalam agenda kerja. Sehingga ada perhatian yang lebih terhadap pendidikan anak usia dini di Kota Kupang.

Ketua panitia, Roos F. R. W. Dethan, SE dalam laporannya menjelaskan Rapat Koordinasi Bunda PAUD Kota Kupang bersama Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, OPD lintas sektor, Ormit, Forum Paud akan berlangsung selama 2 hari mulai Kamis hingga Jumat (23-24 September 2021).

Para peserta yang terlibat dalam Rakor ini berjumlah 35 orang. Terdiri dari 5 orang Bunda PAUD kecamatan, 24 orang Bunda PAUD kelurahan dan 5 orang dari satuan PAUD.

Tujuan dari kegiatan ini, kata Roos, untuk mendorong peningkatan peran Bunda PAUD Kota Kupang melakukan advokasi ke berbagai perangkat kepentingan di daerah, dalam rangka menguatkan pemahaman bersama mengenai pentingnya PAUD sebagai kesempatan akses. Serta menguatkan dukungan bagi satuan PAUD agar dapat menyediakan layanan-layanan PAUD berkualitas.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua Ikatan Guru Taman kanak kanak Indonesia (IGTKI) Kota Kupang, Emy Hailitik, para narasumber dan Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan se-Kota Kupang. +++ citra-news.com/PKP_ans/eh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *