Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

BERPACU di Tengah Pandemi COVID19 Menuju BANK Berstandar Nasional

CitraNews

Illustrrasi Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Doc. citra-news.com/istimewa.

Alex Riwu Kaho optimis Bank NTT pada akhir tahun 2021 mampu menggapai target modal inti Rp 2 triliun.

Citra-News.Com, KUPANG – DIREKTUR UTAMA (Dirut) Bank NTT, HARRY Alexander Riwu Kaho, menyatakan pihaknya sangat optimis hingga akhir tahun 2021 target modal inti Bank NTT mencapai 2 (dua) triliun rupiah.

“Saat ini modal inti Bank NTT telah mencapai Rp 1,9 triliun. Hingga akhir tahun 2021 Bank NTT mampu menggapai target modal inti Rp 2 triliun. Itu artinya masih dibutuhkan Rp 24 miliar. Dan dalam tiga bulan ke depan akan ada penambahan Rp 47 miliar, ” ungkap Alex.

Baca Juga :  Alex : Bank NTT di Masa COVID19 Tidak Ada PHK

Kepada wartawan di sela-sela kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Kupang, Senin 18 Oktober 2021.

Alex menjelaskan, dalam RUPS LB Bank NTT kali ini ada beberapa agenda penting yang dibahas. Namun agenda utamanya soal modal inti Bank NTT yang berasal dari penyertaan modal dari kabupaten/kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selain modal inti yang disesuaikan dengan regulasi, lanjut Alex, agenda penting lainnya yang dibahas dalam RUPS LB yakni menyangkut nomenklatur direksi yang diubah. Dan pencapaian tingkat kesehatan bank Tingkat Dua (Bank Sehat). Serta apresiasi pemegang saham.

Baca Juga :  Gerakan MENANAM Pohon Bentuk MITIGASI Iklim Global

Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hillarius Minggu menambahkan, terkait Modal Inti, kabupaten/kota yang telah menyertakan modal untuk memenuhi modal inti Bank NTT adalah dari Kabupaten Kupang, Belu, Malaka, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, dan Kabupaten Ngada. Sedangkan dalam tiga bulan terakhir (Oktober sampai dengan Desember 2021, red) adalah Kabupaten Ende, Nagekeo, Sikka, Lembata, Alor, Sabu Raijua, dan Kabupaten Rote Ndao.

Humas Bank NTT dalam release press diterima Portal berita citra-news.com, menguraikan, pelaksanaan RUPS LB pada tanggal 18 Oktober 2021 tersebut menindaklanjuti Surat Dewan Komisaris Nomor 205/DK-PTBPDNTT/X/2021 tanggal 04 Oktober 2021. Perihal, Informasi Penyelenggaraan dan Agenda RUPS Luar Biasa Bank NTT.

Baca Juga :  MERAJUT Peduli Pendidikan KEJURUAN Ala JULIE Laiskodat

Nomenklatur Direksi Bank NTT berubah sehingga dua jabatam direksi di Bank NTT berubah nama dan tugas. Terkecuali Direktur Kepatuhan dan Direktur Utama yang tetap.

Alex menjelaskan, Direktur Pemasaran Kredit berubah menjadi Direktur Kredit. Kemudian Direktur Umum menjadi Direktur Teknologi, Informasi dan Operasional.

Demikian pun Direktur Pemasaran Dana juga berubah nama menjadi Direktur Dana dan Treasury.