Pemuka AGAMA Dapat RUMAH Kredit GRATIS Uang Muka

Wali Kota Kupang, JEFRI Riwu Kore (ke-4 ) dari kiri) pose bersama beberapa pemuka agama. Doc. citra-news.com/humaskotakpg

Kerjasama Pemkot Kupang dengan DPD REI para pemuka agama dapat bantuan Uang Muka Kredit Rumah 10 juta per orang. Tapi dengan sarat….

Citra-News.Com, KUPANG – PEMERINTAH KOTA (Pemkot) Kupang membantu uang muka kredit rumah senilai 460 juta rupiah untuk 46 orang pemuka agama.

Demikian portal berita citra-news.com mengutip siaran pers Bagian Humas Setda Kota Kupang, Rabu, 03 Oktober 2021.

Bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang telah menyalurkan bantuan uang muka kredit rumah bagi pemuka agama di Kota Kupang.

“Bantuan tersebut diberikan untuk membantu para pemuka agama yang melaksanakan pelayanan bagi masyarakat Kota Kupang agar memiliki rumah pribadi. Dalam program ini, Pemkot Kupang bekerjasama dengan DPD REI NTT,”kata Djoni Bire, Jumat 29 Oktober 2021.

Menurut Djoni, alasan Pemkot Kupang memberikan bantuan kredit rumah bagi para penerima manfaat (ke46 orang pemuka agama, red) tersebut karena sebagian besar pemuka agama setelah masuk masa pensiun sulit memiliki rumah pribadi.

Saat ini, sebut Djoni sudah ada 46 pemuka agama yang diakomodir untuk menerima bantuan biaya uang muka untuk kredit perumahan.

“Kami hanya mengurusi nama-nama penerima bantuan. Sementara untuk biayanya ditangani oleh Badan Keuangan Daerah (BKD),” tepis Djoni.

Sembari menambahkan, sudah ada biaya DP (uang muka, red) sebesar Rp10.000.000 per orang. Pembiayaannya oleh Bagian Keuangan yang melakukan transaksi dengan pihak DPD REI,” ungkapnya.

Niat Baik Pemkot Ditindaklanjuti REI

Sementara itu, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) NTT, Bobby Pitoby mengatakan niat baik Pemkot Kupang telah ditindaklanjuti DPD REI NTT.

“Saat ini uang muka sudah diterima DPD REI NTT. Oleh karena itu, para tokoh agama penerima bantuan bisa memilih developer perumahan yang diinginkan,”kata Bobby.

Dia menyebutkan, dalam prosesnya perlu dilenglau persyatan administrasi. Sehingga ada beberapa kendala. Diantaranya masih ada sejumlah pemuka agama yang usianya sudah melewati syarat perbankan untuk memberikan kredit.
Sehingga tidak semua nama yang ada menerima bantuan tersebut.

“Jadi kalau pendeta masih berusia 40 tahun, maka bisa ambil kredit untuk 20 tahun ke depan di perbankan. Atau usia 50 tahun bisa ambil kredit di perbankan,” ungkapnya.

Bobby menambahkan, ada syarat-syarat tambahan dalam menentukan lolos tidaknya bantuan tersebut. Untuk para tokoh agama ditentukan oleh pihak perbankan sesuai aturan perbankan. Pemkot hanya membayar bantuan dana jika sudah disetujui dan diusulkan oleh pihak bank.

“Bantuan Rp10 juta per orang dari Pemkot ini dimaksudkan untuk membantu para tokoh agama mendapatkan rumah,” tuturnya.

Bobby menambahkan, dengan bantuan Pemkot Kupang senilai Rp10 juta perorang, para tokoh agama tidak lagi mengeluarkan sepeser pun untuk biaya DP rumah. Mereka tinggal menempati rumah yang dipilih lalu melanjutkan cicilan ke bank, pungkasnya. +++ citra-news.com/humaskotakpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.