Ada 850 Kandidat dan 160 Finalis
Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2022, M. Lutfi Handayani, yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Top Business sebagai penyelenggara menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 850 perusahaan di Indonesia (long list kandidat pemenang). Ada sebanyak 200 perusahaan yang mengikuti penilaian, dan 160 perusahaan mengikuti secara lengkap.
“Jumlah ini meningkat 10 persen dibanding tahun lalu yang sebanyak 145 perusahaan,” kata Lutfi.
Kegiatan Top CSR Awards merupakan kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan bidang CSR yang tertinggi, dan yang terbesar dan paling membanggakan di Indonesia, yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia, yang dinilai berhasil dalam menjalankan program CSR/ TJSL/Community Development, yang efektif dan berkualitas.
Sekaligus, Top CSR Awards bukan hanya sekadar kegiatan penilaian dan pemberian perhargaan semata, terang Lutfi. Namun didalamnya ada banyak proses pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas CSR perusahaan.
Contoh proses pembelajaran itu adalah adanya sesi Nilai Tambah dalam kegiatan Wawancara Penjurian, yang terus dibudayakan.
Dikataknnya, di dalam Sesi Nilai Tambah ini, Dewan Juri memberikan masukan dan saran-saran perbaikan kepada para peserta, untuk meningkatkan kualitas CSR perusahaan ke depan
Lutfi juga merinci kelebihan Top CSR Awads yakni Pertama, kegiatan award-award CSR yang lain, fokus penilaiannya hanya pada aspek comply terhadap ISO 26000/aspek lingkungan saja. Sedangkan penilaian Top CSR Awards 2022 lebih lengkap. Tidak hanya sekadar comply terhadap ketentuan ISO 26000 dan aspek lingkungan, tapi juga memperhatikan aspek CSV (Creating Shared Value), dan keselarasan CSR untuk mendukung bisnis perusahaan agar tumbuh berkelanjutan.
Illustrasi Bantuan CSR Bank NTT kepada Kabupaten Sumba Tengah dan ditetima Bupati Paul Limu (kiri). Doc. citra-newd.com/istimewa
Kedua, di dalam Top CSR Awards 2022, ada kategori khusus yang terkait dengan 5 Visi Presiden RI 2019-2024, ini menunjukkan bahwa CSR perusahaan seharusnya tidak saja selaras dengan strategi bisnis perusahaan, namun juga bisa sejalan dengan program dan kebijakan Pemerintah. Sehingga sinergi CSR antar-perusahaan maupun sinergi CSR perusahaan dengan Pemerintah, perlu dijalankan dengan baik.
Ketiga, penilaian dalam Top CSR Awards 2022, tidak hanya melibatkan pakar dan konsultan CSR saja. Tetapi juga menyertakan konsultan dan asosiasi bisnis, serta menimbang tata kelola perusahaan, termasuk dari pasar modal dan lembaga pembiayaan. Sehingga keberhasilan CSR, dapat dinilai dan dilihat lebih komprehensif, dari sudut pandang (bisnis) yang lebih luas.
Seminggu sebelum acara puncak Top CSR Awards 2022, dilaksanakan pula Webinar Top CSR Awards 2022, dengan mengangkat tema Adopsi ISO 26000 SR dalam Kebijakan dan Implementasi CSR.
Pembicaranya dari para pakar CSR di Indonesia dan ada sharing dari para kandidat pemenang Top CSR Awards 2022.
Dalam sambutan Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Hidup dan Kehutanan, Sigit Reliantoro, menyampaikan sejumlah hal. Antara lain bahwa konsep community development yang dilakukan perusahaan-perusahaan, banyak yang sudah memproteksi ekosistem.
Kriteria Penilaian
