Alex : Bank NTT di Masa COVID19 Tidak Ada PHK

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Doc. citra-news.com/humas bankntt

Masa pandemi Covid 19 dipastikan banyak tenaga kerja ‘dirumahkan’. Perusahaan-perusahan besar sekalipun mengurangi jumlah karyawannya. Di ranah pemerintahan hampir semua pos pembiayaan direfokusing.

Citra News.Com, LABUAN BAJO – DIREKTUR Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan pada saat masa Covid-19, kepada semua karyawan, Bank NTT tidak melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja). Namun, justru melakukan perekrutan karyawan.

“Di masa Covid19 Bank NTT tidak mem-PHK-kan karyawannya. Malah kami rekruitmen tenaga kerja. Hal ini semata-mata kami lakukan karena suatu panggilan nurani. Sekaligus juga untuk menanggulangi Covid-19 serta mendukung struktur ekonomi rumah tangga,” demikian Alex.

Dirut Alex di sela-sela kegiatan pendampingan saat Kunjungan Kerja Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ke Labuan Bajo, Flores, Rabu pekan lalu. Berkenaan dengan perolehan thropi penghargaan Top BUMD Awards 2022, dimana Bank NTT mendapat penilaian nominasi terbaik. Dan diterima oleh Kepala Divisi Rencorsec dan Legal Bank NTT, Endry Wardhono fi Raffles Hotel Jakarta, Rabu 20 April 2022.

“Kami sangat mengapresiasi penghargaan tersebut. Puji Tuhan, di saat dampak Covid-19 masih terasa, Bank NTT bisa tetap berperforma baik. Dan penghargaan dari pihak eksternal seperti itu, tentu membanggakan kami,” ucap Alex.

Sembari menambahkan, dirinya sangat berterima kasih kepada semua insan di Bank NTT yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh meski harus berhadapan dengan situasi pandemi Covid-19.

“Ini sangat sejalan dengan motto Bank NTT, ‘Melayani Lebih Sungguh’. Artinya kita harus bisa kerja nyata, terus berinovasi, dan tetap berkinerja baik,” tandasnya.

Menurut Alex, pada masa Covid-19, Bank NTT pun tetap menggelar sejumlah inovasi bisnis. Contohnya dalam hal Penguatan Ekosistem Pembiayaan; Diversifikasi Produk dan Kredit; Penyediaan Pasar E-Commerce; Pelayanan Digital Loan; adanya Smart Branch; adanya Agen Dia Bisa; dan lain-lain.

“Kesemuanya ini adalah hasil keras dan tentunya kita terus berinovasi dengan produk layanan terbaru lainnya. Dan hal yang membanggakan kita adalah dihadirkannya layanan Be Ju BIS@, sebuah produk layanan terbaru Bank NTT, “beber Alex seperti dikutip Stenly Boymau, Consultanting Media Bank NTT.

Tampak Stenly Boymau (kiri depan) dalam  Kunker Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, ke daratan  Lembata dan Flores. Doc. citra-news.com/humas bankntt

Diketahui, Penghargaan Top BUMD Awards 2022 diraih para pihak bertepatan dengan diluncurkan produk layanqn Bank NTT ‘Be Ju Bis@’ pada Rabu 20 April 2022 di Wae Bobok, Labuan Bajo.

Aplikasi layanan dari Be Pung Mobile ini merupakan contoh hasil inovasi oleh Bank NTT. Aplikasi tersebut merupakan E-banking bisnis yang bisa memungkinkan tarik tunai tanpa kartu, mengacu ke kode QR atau QRIS, dan lain-lain.

Terkait kinerja keuangan, beber Alex, untuk tahun 2021 Bank NTT mencatatkan laba bersih Sebesar Rp 228,26 miliar.

Adapun laba bersih per saham pada tahun 2021, sambung dia, tercatat di Rp1.393. NPL (non performing loan) net, di 0,90%. Rasio BOPO (biaya operasional berbanding pendapatan operasional) di 81,38%. Kemudian, rasio LDR (loan to deposit ratio) pada angka 89%. Tak hanya itu, melainkan Bank NTT pun terus terus berupaya menaikkan porsi dana murah.

Dia menambahkan, tahun 2022 ini, kami melakukan pendalaman struktur dana yang berbasis dana murah.

Bahwa total kredit Modal Kerja yang disalurkan sebanyak Rp 2,06 triliun. Porsi Kredit Investasi pada angka Rp 428,23 miliar. Sedangkan untuk Kredit Konsumsi di angka Rp 8,63 triliun, pungkasnya. +++ citra-news.com/humas bankntt 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.