Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

BANK NTT Telah Merubah MIMPI Petani Besmarak Jadi KENYATAAN (*/Seri 2)

CitraNews

Tampak Direktur Utama Bank NTT, HARRY Alexander Riwu Kaho (kiri) dan Kepala Desa Besmarak, PETRUS Timate di Lahan Holtikutura, Jumat 23 Desember 2022. Doc. marthen radja/citra-news.com

*) Catatan Akhir Tahun
Oleh : marthen radja/citra-news.com

Timate : Kehadiran Bank NTT mewujudkan mimpi besar saya dan warga Desa Besmarak menjadi kenyataan (dream comes true). Bahwa lahan holtikultura di Kampung Nella jadi Lokasi Agroeduwisata….

Baca Juga :  BERPACU di Tengah Pandemi COVID19 Menuju BANK Berstandar Nasional

Citra News.Com, KUPANG – BUKAN sekadar puja-puji Kepala Desa Besmarak, PETRUS Timate bahwa kehadiran Bank NTT seperti Malaikat yang datang ke tengah petani di desanya. Tapi fakta telah.membuktikan itu.

Timate mengisahkan, sejak tahun 2018 adalah awal Bank NTT Cabang Khusus ‘Masuk’ Desa Besmarak.

“Mungkin pak Kepala Cabang Khusus melihat ada potensi yang layak untuk didampingi. Kerena itu kami menginisiasi membuka lahan milik pak Saka ini dan menanam tanaman holtikultura, tomat dan lombok,” kata Timate.

Baca Juga :  BETA PEDULI Memberdaya Kaum MARGINAL Tidak Berdaya

Menurut dia, tomat dan lombok sangat laku di pasar-padar Kota Kupang. Dan dengan harga yang menjanjikan.

“Saat itu laku terjual dengan laba bersih Rp 125 juta. Padahal hanya kerja 4 bulan. Kemudian saat panen warga diundang datang panen dan dikasih uang untuk cuci tangan Rp 50 ribu per orang,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemerintah SIAP Mewujudkan KESEJAHTERAAN Rakyat

Mulai dari jual perdana itu, setiap hari papalele datmg beli dilokasi. Dan bayar 15-an juta. Panenan tomat lombok antara 1-3 hari dan jumlahnya terus bertambah. Bisa mencapai 600-an ember. Makanya terima satu kali bisa mencapai 30-40 juta.