Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Sosbud  

KOLABORASI Bank NTT Dengan GEREJA Menjadikan Geliat EKONOMI Umat Terus TUMBUH

CitraNews

RD. BERNADUS Palus, Pr -Pastor Paroki St. Immaculata Wae Kajong, Manggarai -Flores, NTT.  Doc. citra-news.com/humas bankntt

Romy Radja Langu :
Kami bersyukur Pastor Paroki Wae Kajong satu visi dengan Bank NTT, yakni konsep Triple Helix. Kita jalan saja dulu, kedepan kita berkembang lagi ke Tetra Helix dan…..

Citra News.Com, RUTENG – ROMO Bernadus Palus mengungkapkan bahwa altar harus hidup dan dibawa hingga ke tengah keluarga, ke sekolah, ke kebun, dan ke pasar.

Ungkapan sang Romo ini hampir pasti diartikan bahwa khotbah-khotbah di mimbar gereja akn lebih bermakna bila diwujudkan dalam kehidupan nyata sehari-hari. Bahwa khotbah-khotbah di mimbar adalah khotbah-khotbah tentang karya nyata.

Terkit hal itu Bagian Humas Bank NTT melansir bahwa pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Manggarai umumnya dan khususnya umat di Paroki Wae Kajong Kecamatan Reok Barat Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kian menggeliat.

Baca Juga :  BANK NTT Merentang Sayap Bisnis Dengan Aplikasi GO NTT

Atas campur tangan dari berbagai pihak dan ditambah lagi dengan dukungan moril dari pihak Keuskupan Ruteng menjadikan umat terus giat membangun usaha mikro kecil dan menengah seturut potensi yang dimiliki umat setempat.

“Tumbuhkembangnya ekonomi umat di Paroki Kajong sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Dimana paroki setempat berkolaborasi dengan Bank NTT, membuka berbagai program dan kegiatan UMKM di Kajong,” demikian RD. Bernadus Palus, Pr di Aula Paroki Santa Maria Immaculata Wae Kajong.

Baca Juga :  Ini PESAN Safirah Saat MELEPASPISAH 511 Siswa SMKN 5 Kupang

Dia mengatakan, pada Sidang Pastoral Keuskupan Ruteng tanggal 10 Januari 2023 lalu telah menetapkan tahun ini sebagai tahun ekonomi berkelanjutan.

Dimana dengan mengusung tema Sejahtera, Adil dan Ekologis (SAE), pihak Keuskupan terus mendorong ekonomi berkelanjutan sebagai program pastoral.

“Hari ini, Minggu 19 Pebruari 2023 Paroki Kajong membuka secara resmi program pastoral ekonomi berkelanjutan melalui misa dan rapat penyusunan program kerja”, tandasnya.

Hadir dan menyaksikan peluncuran program ini, tambah dia, Camat Reok Barat, kepala Puskesmas, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat serta umat.

Romo Bernadus menjelaskan, bahwa ekonomi SAE melihat kesejahteraan umum dalam keadaan sosial yang kondusif. Sehingga tidak hanya melihat peningkatan ekonomi dalam segi material tetapi juga dalam perkembangan sosial pribadi dan kelompok.

Baca Juga :  Sekolah NEGERI Harus Banyak BELAJAR Dari Sekolah SWASTA Unggulan

Untuk menyukseskan program Keuskupan Ruteng ini, Paroki Kajong membuat program bersama dengan berbagai pihak. Diantaranya Lembaga Pendidikan, Kesehatan, Pemerintah, Bank, UMKM, kelompok Tani serta Tokoh-tokoh masyarakat.

Tentu saja hal ini diharapkan dapat berdampak baik bagi kesuksesan program ini.

“Supaya altar ini hidup, dia harus dibawa ke rumah-rumah, dibawa ke pasar dan juga dibawa ke sekolah. Dengan demikian maka altar itu bisa hidup. Kita harus mengajak semua lembaga karena program ekonomi tidak bisa dijalankan sendiri oleh pastor paroki dan DPP atau pun DKP”, jelas pastor Paroki Santa Maria Immaculata Wae Kajong ini.