Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

BANK NTT Gelorakan Tanda CINTAnya Untuk Misi GEREJA di Manggarai

CitraNews

Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, dalam kesempatan itu, memberikan apresiasi kepada Yayasan Karya Murni dan Panti Renceng Mose yang mempunyai kemampuan hebat mendidik dan merawat orang-orang Difabel.

“Mudah-mudahan pembelajaran kita hari ini dapat menguatkan motivasi di tempat masing-masing kita untuk berbuat baik untuk Tuhan, sesama dan kita masing-masing”, ujarnya.

Dia menambahkan bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang mempunyai keterbatasan dan juga memberikan dukungan untuk Yayasan Karya Murni dan juga Panti Renceng Mose.

Dirut Alex juga menorehkan isi hatinya melalui pesan pribadi yang dikirimkannya melalui berbagai group diskusi.

“Hari ini kami berada dan belajar bersama anak-anak hebat di SLB Karya Murni Ruteng, bertemu dengan Suster-suster, Bruder, guru-guru dan semua orang pilihan Tuhan yang dihadirkan di SLB ini dan di Panti Renceng Mose, guna merawat, menyehatkan, membangkitkan, mendidik dan mengajarkan hak hidup yang sama tanpa mengenal sekat perbedaan. Untuk kelompok disabilitas sekalipun. Disinilah kita belajar spirit hidup”.

Namun dengan perlakuan, hak yang sama (difability), tulis Ditut Alex, kami belajar tentang spirit hidup, optimisme, daya tahan dan daya juang yang hebat dari semua anak-anak hebat di SLB ini dan saudara-saudara kita di Panti Jiwa Renceng Mose.

Sambutan hangat datang dari kedua lembaga yang menerima tanda cinta dari Bank NTT ini.

Adalah Suster Christine Pasaribu saat itu menyampaikan terimakasih kepada Bupati Manggarai, BPD NTT, FDS/PAC dan pihak lainya yang telah membantu Yayasan lebih khusus lagi anak-anak SLB.

“Disinilah rumah tempat kami berkarya melayani anak-anak. Ini visi misi kami, hormatilah kehidupan karena mereka (kaum difabel, red) adalah citra atau gambaran Allah yang sama dan sederajat dengan kita yang diangkat harkat martabatnya”, ungkap Sr. Christine.