Melalui pendidikan karakter, tambah dia, dimana outcome (hasil yang diharapkan. red) adalah anak memiliki akhlak (moral) dan budi pakerti yang luhur dalam kehidupan membangun bangsa.
Terkait penerapan mata pelajaran Bahasa Inggris di SDN Maulafa, Bahrun Lado tidak menampik jika terlaksana berkat dukungan penuh dari Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH.
Menurut dia, sudah selama satu tahun mata pelajaran Bahasa Inggris mulai diajarkan di SDN Maulafa.
“Sudah berjalan satu tahun anak-anak di sekolah kami belajar Bahasa Inggris. Termasuk kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Iya untuk giat apel 17-an hari ini, anak-anak Pramuka berperan aktif”, tandasnya.
Mengenai Bahasa Inggris, lanjut dia, penerapannya saat ini di semua SD se-Kota Kupang. Diterapkan setelah adanya MoU antara Dinas Pendidikan dengan Penjabat Wali Kota Kupang.
Itu, tegas Lado, dilakukan lantaran kebijakan bapak George Hadjoh semenjak awal jadi Penjabat Wali Kota Kupang. Setelah teken MoU pihak Dinas menempatkan guru Bahasa Inggris di setiap sekolah.
Nah, untuk SDN Maulafa kami dapat jatah 3 (tiga) orang guru Bahasa Inggris. Bahkan ada guru Bahasa Inggris yang sudah NUPTK. Salah satu gurunya pindahan dari Papua dan salah satunya lagi sarjana yang siap diwisuda.
“Dari tempat ini saya menyampaikan terima kasih kepada bapak George Hadjoh, Penjabat Wali Kota Kupang. Berkat dukungan beliau di sekolah kami sudah ada anak yang bisa berbahasa Inggris”, ungkap Lado.
“Ini persis motto HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Terus Melaju Untuk Indonesia Maju. Bahwa SDN Maulafa Kupang telah membuktikan diri yaitu melalui Bahasa Inggris anak-anak kami juga terus melaju membangun negeri”, pungkasnya. +++ marthen radja/citra-news.com
