Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

PINJAMAN Daerah 1,3 Triliun MAU Tidak Mau Harus DIKEMBALIKAN

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

ALOYSIUS Malo Ladi -Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT. Doc. marthen radja/citra-nws.com

Alo Ladi : “Suka tidak suka atau mau tidak mau, pinjaman daerah harus dikembalikan bagaiamanapun caranya…”

Citra News.Com, KUPANG – WAKIL Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, ALOYSIUS Malo Ladi mengingatkan pemerintah jangan salah kaprah dalam menerapkan upaya-upaya peningkatan PAD.

Karena diketahui, demikian Alo, PAD merupakan sumber fisikal daerah yang dimanfaatakan untuk belanja modal pembangunan di daerah. Dan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan PAD adalah mendayamanfaatkan aset-aset milik Pemda.

Baca Juga :  Menggunakan Politik Kotor TIDAK Masuk Surga

“Namun sebagai wakil rakyat NTT kami mengharapkan Pemda jangan salah kaprah dalam memanfaatkan asset. Jika harus sewa pakai maka lakukan sesuai mekanisme dan prosedur yang benar sesuai aturan”, demikian Alo kepada awak media di Kupang, Jumat kemarin.

Menurut mantan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa ((PKB) ini, jika semua aset milik pemerintah dimanfaatkan secara optimal maka dia akan jadi modal pendukung dalam pengembalian cicilan dan bunga pinjaman daerah senilai Rp1,3 triliun tersebut.

Baca Juga :  SENTILAN MIRING Gubernur VIKTOR Di Momentum PERESMIAN Kantor BANK NTT Cabang WAIBAKUL

Diketahui, besaran pinjaman ke PT SMI sebesar Rp 900 miliar dan dari Bank NTT sebesar Rp 400 miliar. Ini semua untuk pembiayaan terhadap kelangsungan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, embung, dan infrastruktur lainnya di wilayah Provinsi NTT.

“Bagaimanapun pinjaman daerah ini sudah merupakan komitmen dan keputusan bersama antara pemerIntah dan DPRD NTT. Bahwa dana pinjaman daerah itu selama ini pembiayaan infrastruktur tersebut juga sudah berjalanlah. Mau tidak mau atau Suka tidak suka bagaimanapun caranya harus dikembalikan”, ucap Alo.

Baca Juga :  PKB Menargetkan PENDOBELAN Kursi di Pemilu LEGISLATIF 2024

Dia mengakui, meskipun dana pinjaman sudah dimanfaatkan untuk pembangunan infrasktur dan lain-lain namun masyarakat terus mempertanyakan hal itu. Kita tidak bisa lagi memilah ini bahwa ini pinjaman darah terjadi di pemerintah yang sebelumnya dan bagaimana dengan yang sekarang.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Dana Pinjaman Daerah Provinsi NTT, PT SMI, Bank NTT. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Dana Pinjaman Daerah Provinsi NTT, PT SMI, Bank NTT.