Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Didapuk Jadi BAPAK ASUH Anak STUNTING Pegawai Bank NTT Kumpul Uang 1,150 Miliar

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho (kiri) menyerahkan bantuan dari Bank NTT dan diterima oleh Ketua Pokja penanganan stunting NTT, Sarah Lerry Mboeik (kiri). Doc: citra-news.com/istimwa

Alex Riwu Kaho : “Kita lebih suka mengeluarkan sumber daya yang besar untuk ongkos pesta, dibanding investasi untuk kesehatan dan pendidikan anak”.

Citra News.Com, KUPANG – PENGURUS dan Pegawai Bank NTT di 22 kabupaten/kita Se-Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menyisihkan uang gaji mereka untuk bantu anak stunting.

Baca Juga :  Mudik NYAMAN Bersama BPJS KESEHATAN

Ditengarai, hasil tanggung renteng untuk penanganan anak stunting ini dilakukan oleh para pekerja di PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT sejak tahun 2021. Hampir paati para pengurus dan pegawai Bank NTT punya tnaggungbjawab moril aetelah didapuk jadi Bapa Asuh bhi ank-an stunting di Provinsi NTT.

Baca Juga :  BEROLAHRAGA Cara Cerdas Mencegah Penyakit KATASTROPIK

Hasil dari penyisihan gaji (pendapatan) mereka tersebut bernilai sangat fantastis. Yaitu sebesar Rp 1,150 Miliar untuk membantu anak stunting berjumlah 2.400 orang.

HARRY Alexander Riwu Kaho.

Aksi nyata ini ditunjukkan oleh Bank NTT yang dipercayakan jadi Bapak Asuh untuk membantu pemerintah dalam upaya mengurangi angka balita penyandang status kekurangan gizi/stunting di Provinsi NTT.

Baca Juga :  TOTAL Angka SEMBUH Covid19 di KOTA Kupang BERTAMBAH

Bahwa seluruh pengurus baik itu direksi dan komisaris serta pegawai Bank NTT betkomitmen menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu menurunkan angka stunting.

Sumber: Humas Bank NTT
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Bank NTT, sinting, Sarah Lerry Mboeik. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Bank NTT, sinting, Sarah Lerry Mboeik.