Saat membawakan sambutan Wali Kota Kupang, Ignasius mengatakan, seperti pemuda pada umumnya, Orang Muda Katolik dalam kehidupan sehari-hari tentu tidak lepas dari masalah.
Permasalahan itu beraneka ragam. Mulai dari masalah pekerjaan, pergaulan, karir, cinta dan sebagainya. Dalam menghadapi masalah-masalah tersebut masing-masing orang dihadapkan dengan banyak pilihan sebagai jalan keluar.
Ignasius menjelaskan, fakta membuktikan masih banyak pemuda yang mencari solusi pintas dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut tanpa memperhatikan norma dan hukum yang berlaku.
Bahkan, menurutnya, tidak sedikit orang muda yang terjerumus dalam hal-hal negatif seperti narkoba, alkohol, seks bebas serta pelarian lainnya karena frustrasi.
Untuk itulah, tambah Ignas, Pemkot Kupang menggagas kegiatan peningkatan kapasitas orang muda Katolik. Pemerintah Kota Kupang menyadari peran penting kaum muda dalam seluruh proses pembangunan di kota ini.
“Peningkatan kualitas SDM kaum muda menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Bahkan merupakan salah satu prioritas utama Pemkot Kupang”, kata Ignas.
Ditegaskan, kegiatan peningkatan kapasitas OMK ini bisa meningkatkan rasa solidaritas di antara sesama orang muda lintas agama. Sekaligus juga menguatkan kualitas iman orang muda katolik. +++ citra-news.com/ prokompim setdakota kpg
