Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

MINYAK Tanah LANGKA Komoditas NAIK HARGA, Linus Lusi : Ini Jadi PEMICU INFLASI

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Informasi yang diperoleh dari distributor kami ketahui, kata Linus, bahwa siklus pendistribusian minyak tanah tidak panjang hingga sampai ke masyarakat (konsumen). Yaitu dari Pertamina ke agen, dari agen ke pangkalan, dan dri pangkalan ke konsumen.

Distributor mengakui bahwa jatah pasokan minyak tanah dari Pertamina kepada agen tetap stabil dan tidak ada pengurangan, dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 4.000 per liter sesuai aturan pemerintah (SK). Distributor juga menjamin setiap transaksi di tingkat pangkalan sesuai dengan titik koordinat yang sudah ditentukan.

Menanggapi informasi tersebut, Penjabat Wali Kota Kupang meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang untuk segera berkomunikasi dengan para pemilik pangkalan guna mencari solusi atas permasalahan kelangkaan minyak tanah.

“Saya meminta Kadis Perindag untuk menghadirkan beberapa pemilik pangkalan minyak guna bertemu dan berdiskusi, agar Pemkot bisa lebih cepat mengambil langkah-langkah penting terkait masalah ini,” tegasnya.

Dari sidak yang dilakukan TPID Kota Kupang, diperoleh informasi harga beberapa kebutuhan pokok, antara lain: Ikan kembung besar (9 sampai 10 ekor per kumpul) dijual seharga Rp 50.000, ikan kembung padi (7 ekor) seharga Rp 20.000.

Sementara ikan tuna dijual Rp 30.000 per kg, ikan cakalang dijual seharga Rp 17.000 per kg, lebih murah dari minggu sebelumnya yang dijual seharga Rp 22.000 per kg. Ikan tenggiri dijual Rp 35.000 per kg.

Ayam potong dengan berat 2 kg dijual seharga Rp 70.000, berat 1,6 kg dijual Rp 60.000, dan ayam potong dengan berat 1,2 kg dijual seharga Rp 50.000. Harga telur tetap stabil sejak seminggu lalu, dengan satu rak telur dijual seharga Rp 55.000.

Untuk komoditas sayuran, cabe rawit lokal dijual Rp 20.000 per kg, cabe keriting Rp 50.000 per kg, dan cabe merah besar Rp 40.000 per kg. Bawang putih dijual seharga Rp 45.000 per kg, sementara bawang merah dan kacang hijau masing-masing dijual Rp 15.000 per kg dan Rp 20.000 per kg.

Dalam sidak ini, Pj. Wali Kota Kupang didampingi seluruh anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kupang. Terdiri dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, S.H. (selaku koordinator).

Berikut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang; Drs. Iskandar Kapitan, Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang, Ejbends H.D.S. Doeka, S.Sos, M.Si; Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP., M.Si; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Alfred A. Lakabela, S.Pd., M.Pd.; Kepala BPS Kota Kupang, Patrisius Tupen, S.E. Serta sejumlah pejabat fungsional dari Bagian Ekonomi dan Bagian SDA Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kupang. +++ citra-news.com/Prokompin setdakotakpg

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Dirjen Pembangunan Daerah, Tim Pengendali Inflasi Daerah. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Dirjen Pembangunan Daerah, Tim Pengendali Inflasi Daerah.