Seperti yang sudah disampaikan pak Johny, demikian Cagub Melky, bahwa untuk daerah ada dana transfer pusat atau dana perimbangan yaitu DAU (Dana Alokasi Umum) dan Dana Alokasi Khusus.
“Khususnya dana alokasi khusus (DAK) ini sesungguhnya tergantung kemampuan sang pemimpin itu bergaining dengan Pemerintah pusat (Pempus). NTT akan mudah mendapatkan DAK karena kami berdua berasal dari Parpol Pengusung Prabowi Gibran jadi Presiden dan Wapres RI periose 2024-2029. Itulah gunanya saya dengan pak Johny ada di dalam pemerintahan yang sekarang”, tegas dia.
Cagub Melky memastikan, berada dalam lingkaran Koalisi Indonesia Maju (KIM) maka ada link and match antara pusat dan daerah. Kalau bukan berada di dalam pusaran kekuasaan pusat bisa saja DAK nya juga terbatas atau yang ada saja.
“Kalau kita ada didalamnya maka kita bisa peroleh tambahan DAK dari pemerintah pusat. Sehingga di daerah kita bisa bangun pendidikan, kesehatan, infrasttuktur, dan lain-lain. Tapi kalau bukan ada di dalamnya maka akan susah”, tuturnya.
Selain punya link dengan Pemerintah pusat, Paslon Melky dan Johny juga didukung para Menteri Kabinet. Mereka mau membantu kebutuhan NTT dari Jakarta.
Salah satu contoh kebutuhan untuk PON ke XXII tahun 2028. NTT dan NTB jadi Tuan Rumah dengan kebutuhan lebih kurang Rp 100 triliun. Yaitu 70 triliun punya Jakarta dan Rp 30 triliun disiapkan NTT NTB masing-masing Rp 15 triliun.
“Itu berarti mulai tahun 2025 Pemetintah NTT harus sisihkan Rp 5 triliun. Darimana itu anggaran kalau ke depan bukan didukung oleh kementerian era Prabowo Gibran”, tegas Cagub Melky.
Anggota DPR RI dari Partai Golkar ini juga mengatakan, kehadiran mereka berdua (Melky dan Johny, red) Paslon Gubernur/Wagub NTT, didukung banyak orang. Sudah tujuh kementerian sudah nyatakan siap bantu NTT.
Iya kalau mau jadi Gubernur dan Wagub NTT bukan bikin susah banyak orang. Apalagi kalau sekadar jadi gubernur wagub untuk kepentingan diri sendiri, semua orang juga bisa. Tapi kami berdua motivasinya untuk kesejaheraan masyarakat NTT.
“Tadi ada pertanyan menarik bahwa untuk kalangan wartawan apa yang mau kami buat. Pak Johny juga mengatakan wartawan selalu ada di hati kami berdua. Jadi kepada rekan-rekan wartawan ke depannya adalah bagian dari Pemerintahan kami. Rekan-rekan wartawan akan berada di sejumlah OPD. Sebagai mitra pemerintah untuk mengawasi, mengontrol kekuasaan, dan mendinamisir pemerintahan”, tuturnya.
Cagub Melky menambahkan, dari sejumlah permasalahan yang dibeberkan wartawan, itu menjadi ingatan kami dalam tugas kami ke depan. Bahwa NTT kami siap melaksanakan amanah rakyat dan menjadikan NTT ke depan lebih baik dari hari kemarin dan hari ini.
“Sektor ekonomi adalah yang utama kami kembangkan. UMKM harus ada dimana-mana. Karena sebagai penopang ekonomi makro untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat”, pungkasnya. +++ marthen/citra-news.com
