Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Hingga Desember 2024 BANK NTT Terus BERTUMBUH Subur

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Lebih jauh dia menjelaskan, pertumbuhan Aset dan Kredit pada periode yang sama Desember 2023 dan 2024. Untuk Aset per 30 Desember 2023 Rp 16.7 Trilliun. Sedangkan Kredit per 30 Desember 2024 dengan total kredit sebesar Rp 12,774 Triliun. Meliputi Kredit Konsumsi sebesar Rp 10.866 Triliun; Investasi sebesar Rp 6,77 Milliar; dan Modal Kerja senilai Rp 1,232 Triliun.

Pertumbuhan lainnya yang terjadi di Bank NTT, sambung dia, yaitu capaian DPK pada Desember 2024 sebesar Rp 11,944 Triliun. Yang terdiri dari Giro sebesar Rp 2,50 Triliun; Tabungan Rp 3.98 Triliun; dan Deposito sebesar Rp 5,46 Triliun.

Pada kesempatan yang sama Plt Dirut Bank NTT, John Praing membeberkan perihal Inovasi Digitalisasi. Bahwa dengan peluncuran layanan-layanan berbasis digital, seperti aplikasi perbankan dan sistem pembayaran modern, kita semakin mendekatkan diri kepada masyarakat dan meningkatkan efisiensi layanan.

Dalam hal Layanan Mobile Banking, kata dia, Bank NTT mengalami pertumbuhan 78.49% (yoy). Ini tampak dari target transaksi yang diproyeksikan 6,1 juta meningkat menjadi 6,8 juta transaksi. Dengan pengguna Mobile Banking mencapai 114.547 pengguna.

Berikut, Transaksi melalui kanal ATM dan CRM meningkat 1,52% (yoy). Sedangkan transaksi mencapai 74.84%. Hal ini dipengaruhi pertumbuhan positif layanan Mobile Banking.

Sementara Layanan di EDCM Merchant tumbuh 25,63% (yoy) dengan capaian atas target 81,08%. Dan untuk Layanan Agen Di@BISA tumbuh 15.60% (yoy) dengan capaian atas target 61,89%. Sedangkan Layanan merchant QRIS tumbuh sebesar 45,74% (yoy) dengan capaian atas target 109,46%.

“Adanya peningkatan Layanan Digitalisasi, di tahun 2025 Bank NTT akan meningkatkan layanan Internet Bank dan Kartu Kredit Indonesia yang ijin operasionalnya telah diperoleh Tahun 2024 sesuai dengan segment produk yang telah ditetapkan”, tuturnya.

Selain itu sinergi B to B (bussiness to bussiness) atau kerjasama bisnis Bank NTT dan Bank Jatim dalam layanan digitalisasi diharapkan akan meningkatkan value (nilai) kepada customer (nasabah). Dan juga peningkatan transaksi kepada seluruh nasabah dan mitra bank.

Dukungan Bagi UMKM

Dalam hal UMKM bank NTT terus memberikan dukungan bagi UMKM dengan kontribusi nyata dalam upaya pemberdayaan UMKM, yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah. Maka Bank NTT Melayani Lebih Sungguh melalui Pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan; Memberikan akses pembiayaan dengan syarat ringan bagi pelaku usaha ultra mikro.

Pada 2024, KUMU telah didanai lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total plafon Rp150 miliar. Tahun 2025, target kita adalah meningkatkan akses ini hingga 15.000 pelaku usaha dengan plafon Rp 200 miliar.

Bank NTT fokus pada sektor produktif seperti pengolahan hasil pertanian, peternakan, dan perdagangan lokal yang memiliki multiplier effect tinggi. Bank NTT juga nembantu pelaku UMKM untuk masuk ke pasar digital melalui kemitraan dengan platform E-commerce nasional seperti Tokopedia dan Bukalapak.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan POJK Nomor 12/POJK.03/2020. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab POJK Nomor 12/POJK.03/2020.