Bank NTT juga mengajak media untuk terus mengawal perkembangan bank ini secara profesional dan objektif.
Lagi-lagi Kadiv Corsec pengganti Yuan Taneo ini menegaskan bahwa Bank NTT akan selalu terbuka untuk berdiskusi serta menerima masukan guna perbaikan layanan ke depan.
“Kami percaya bahwa kritik yang membangun (konstruktif, red) adalah kunci untuk terus berkembang. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membangun NTT yang lebih baik, dengan semangat transparansi dan sinergisitas yang kuat,” pintanya.
Dalam diskusi dengan beberapa awak media, Frans menyebut, ada banyak skim kredit yng disalurkan Bank NTT. Selain KUR juga pemberian kredit bagi UMKM.
“Saya pernah tangani bagian kredit usaha mikro. Ada usaha bidang peternakan juga budidaya ikan lele. Silahkan masyarakat mengajukan kredit ke Bank NTT. Tentunya syarat dan ketentuan berlaku”ujarnya.
Diketahui, personil baru di Divisi Corsec Bank NTT. Yakni Yuan Taneo menggantikan Frans Bolli Tobi sebagai Kadiv Corsec. Dan menduduki posisi di bagian Sub Divisi Humas dan Publikasi Korporasi (Div Corsec and Legal) yakni ibu Adhe AMR menggantikan ibu EKA.
Acara ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan siang bersama, menandai hubungan yang semakin erat antara Bank NTT dan media mitra. +++ marthen/CNC
