Ia menambahkan Pasar Murah Bersubsidi adalah program pemerintah yang didukung oleh Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) serta kolaborasi dengan berbagai distributor dan pelaku usaha.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi, dan menyebut kegiatan ini sebagai bukti semangat gotong royong untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Christian.
Sementara Ketua Yayasan Masjid Nurul Iman, H. Ismail Kasim, atas nama umat Islam di Oebobo menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Kupang. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk dukungan nyata kepada masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Alfred A. Lakabela, S.Pd., M.Pd mengatakan, Pemkot Kupang menggelar kegiatan Pasar Murah ini merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat.
“Pasar Murah ini wujud kepedulian pemerintah Kota Kupang untuk membantu masyarakat memperoleh sembako yang berkualitas dengan harga terjangkau. Sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang hari besar keagamaan”, jelas Alfred.
Dalam laporannya, Alfred menjelaskan, Pasar Murah Bersubsidi diselenggarakan di enam kecamatan dan 51 kelurahan se-Kota Kupang.
Adapun Komoditas yang disubsidi, sebut Alfred meliputi beras, cabai kecil dan besar dengan subsidi sebesar Rp15.000; Minyak goreng dan gula pasir mendapat subsidi sebesar Rp5.000; Serta telur, bawang merah, bawang putih, daging sapi, dan ayam potong masing-masing disubsidi sebesar Rp10.000 per kilogram.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Yayasan Masjid Nurul Iman Oebobo, Drs. H. Ismail Kasim, M.Pd., para imam Masjid Nurul Iman.
