“Iya pada saat itu pak Leo Lelo bertemu langsung dengan warga konstituen di Desa Wairterang Kecamatan Waigete. Yang adalah bagian dari Dapil V NTT untuk menyerap aspirasi masyarakat”, tulis staf pendamping Leo Lelo.
Adapun aspirasi yang mengemuka saat tatap muka bersama anggota dewan tersebut, tulis dia, warga Desa Wairterang minta perbaikan jalan provinsi. Dan juga bantuan pengelolaan destinasi (obyek) wisata Pantai di Wairterang. Sementara warga Desa Runut meminta bantuan alat mesin pertanian (Alsintan).
Menjawab pertanyaan Portal berita citra-news.com soal HGU Nangahale juga disinggung dalam agenda Reses? Dia menjawab hal itu tidak disinggung.
“Tidak Ama. Soal HGU Nangahale tidak disinggung”, tulis dia.
Untuk diketahui, publik NTT saat ini sedang galau setelah membaca sejumlah kejadian di media sosial dan ditulis media massa cetak maupun online. Seperti perselingkuhan dan pelecehan seksual anak dibawah umur yang dilakukan oknum polisi.
Masalah lain seperti pembangunan rumah layak huni bagi warga eks Timtim di Kabupaten Kupang. Berikut proyek geothermal di Kabupaten Ngada; masalah HGU Nangahale di Kabupaten Sikka, dan lain-lain persoalan terkait hajat hidup orang banyak.
