Terpantau awak Portal Berita citra-news.com hari itu Kamis 27/3, para pihak yang terlibat langsung Tanam Pohon di area Tamanos diantaranya Anggota DPRD, pimpinan OPD, beberapa Camat dan Lurah se-Kota Kupang serta dari unsur TNI/Polri.
Di setiap lubang pohon sudah ditulis nama pejabat, termasuk ibu Ketua TP PKK Kota Kupang. Didahului penanaman secara simbolis oleh Wali Kota Cristian Widodo dan Wakil Wali Kupang Serena Francis. Dan diikuti para pejabat yang hadir.
“Ada sekitar 1000 anakan dari aneka jenis pohon. Nanti jumlah persisnya pak wartawan tanyakan saja ke Plt Kepala Dinas Kehutanan Kota Kupang. Tapi kita lihat terbanyak buah-buahan seperti alpukat, mangga, klengkeng, nangka, sirsak, dan lain-lain”, kata Nina Tiara Kabag Prokompim Setda Kota Kupang.
Christian Widodo: Besti Berutung
Lagi-lagi terkait program penanganan sampah terpadu, Wali Kota Christian dan Wakilnya Serena rela duduk lesehan berdiskusi bersama awak Petugas Kebersihan. Fakta ini terjadi pada Rabu (16/4) di Lapangan Upacara Kantor Walikota Kupang.
Dalam sesi diskusi terbuka ini, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dalam arahannya juga menyinggung soal strategi dan mekanisme penanganan sampah di Kota Kupang.
Wali Kota Christian menyampaikan bahwa strategi penanganan sampah jangka pendek dalam 100 hari telah disusun Road Map dan mulai diimplementasikan secara bertahap.
“Strategi ini sebenarnya sudah berjalan, namun hari ini saya kumpulkan semua awak kebersihan untuk menyamakan pemahaman, visi, dan semangat kerja. Jangan ada yang bekerja di luar kerangka yang sudah ditetapkan. Mutlak penting ketersediaan data akurat terkait timbulan dan titik tumpukan sampah, baik di lokasi resmi maupun tidak resmi,” kata Christian.
Dia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang saat ini tengah melakukan pemetaan ulang dan optimalisasi penggunaan Intermediate Storage Management di tingkat kecamatan dan kelurahan. Termasuk pemanfaatan fasilitas milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang.
