Kepada CPNS yng baru diangkat, Gubernur Melky Laka Lena menyampaikan bahwa pengangkatan sebagai CPNS bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi merupakan awal dari sebuah pengabdian dan komitmen untuk melayani masyarakat.
“Proficiat kepada 1.380 CPNS yang hari ini resmi bergabung dalam jajaran Pemerintah Provinsi NTT. Menjadi Aparatur Sipil Negara berarti siap melayani, bukan dilayani. Kami tengah membangun budaya birokrasi yang bersih, efisien, adaptif, dan responsif”, ujarnya.
Gubernur Melky berharap para PNS yang baru diangkat untuk berpegang teguh nilai-nilai ASN yang terangkum dalam akronim BerAKHLAK – Berorientasi pada pelayanan yang Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
DiIa juga mengingatkan pentingnya etika profesi, semangat belajar, dan kesiapan ASN untuk menghadapi tantangan era digital dan teknologi yang terus berkembang.
Gubernur Melky menegaskan bahwa penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTT untuk belanja pegawai saat ini mencapai 56% (persen). Sementara belanja publik hanya mencapai 40%, sebagai tantangan besar dalam optimalisasi kinerja ASN.
