Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

KOTA Kupang BUKAN WARISAN Leluhur Tapi PINJAMAN Dari ANAK CUCU

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

“Jadi event ini tidak sekadar lomba, tetapi juga ajang pemberdayaan masyarakat dan penggerak ekonomi rakyat. Dimana ada keramaian positif, disitu ada harapan ekonomi bertumbuh,” ujarnya sembari berucap terima kasih kepada warga yang sudah mengijinkan anaknya mengikuti event ini.

Ketua Panitia, Yanuar Frans Ndaok, dalam laporannya menyampaikan total peserta sebanyak 220 orang. Bahwa Grasstrack Season III sukses memantik antusiasme pemuda dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.

Dia mengapresiasi semangat gotong royong warga Kayu Putih yang telah memberikan ruang dan waktu bagi generasi muda untuk berekspresi melului event-event kreatif seperti ini.

“Hadiah terbesar yang dapat manusia berikan adalah waktu. Barangsiapa yang mendedikasikan waktunya apalagi untuk sesuatu yang positif, sama halnya dia memberikan sebagian hidupnya.
menjadikan event ini sebagai ikon lokal”, ungkapnya.

Acara pembukaan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Wali Kota Kupang, yang menandai dimulainya perlombaan. Pada etape pertama menurunkan 5 peserta dan yang menjadi Juara Ioad laga ini atasnama Dirga Boro.

Dengan semangat komunitas dan energi generasi muda, panitia berharap ajang ini akan terus berlanjut hingga musim-musim berikutnya. +++ marthen/CNC

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Pilkada Serentak 2024, Kontestasi Pemilu. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pilkada Serentak 2024, Kontestasi Pemilu.