Dalam kesempatan tersebut, Walikota Christian secara langsung menanggapi berbagai isu krusial yang disampaikan para dokter ahli. Diantaranya, keterbatasan Sarpras, kelangkaan alat kesehatan dan obat-obatan, transparansi jasa pelayanan, serta adanya efisiensi anggaran yang berdampak langsung pada kesejahteraan serta status kepegawaian dokter ASN.
Berkaitan dengan hal itu, ada beberapa usulan strategis seperti digitalisasi sistem jasa pelayanan dan penguatan manajemen pengadaan. Dan langsung ditindaklanjuti dengan instruksi kepada perangkat teknis.
“Saya hadir malam ini bukan hanya untuk mendengar, tetapi ingin memastikan bahwa kita bergerak bersama. Saya tahu kondisi kita masih terbatas, tapi jika semangatnya sama, saya yakin kita bisa benahi RSUD SK Lerik secara bertahap dan berkelanjutan,” ujanya.
Dia berharap agar Forsiteli tidak hanya menjadi forum komunikasi pasif, tetapi berkembang sebagai ruang evaluasi rutin dan penyampaian solusi berbasis pengalaman lapangan.
