Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

PEMERINTAH Memastikan GEOTHERMAL BUKANLAH Tambang MENGGERUS BUKIT

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Provinsi NTT juga memiliki potensi Bio Energi atau Hidrogen Hijau. Untuk pengembangannya kita telah teken MoU dengan Perusahaan energi asal Perancis yaitu PT HDF Energy Indonesia untuk membangun ekosistem energi hijau di bumi Flobamorata dengan nilai investasi Rp9,6 Triliun.

Dana sebesar ini untuk membangun 8 (delapan) pembangkit listrik teknologi berbasis Renewstable. Dan tersebar di Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Sikka, Alor, Rote Ndao, Belu, dan Kabupten Timor Tengah Utara.

Dia mengatakan, teknologi ini akan menghadirkan pasokan listrik yang bersih, stabil, dan mandiri. Sekaligis mengukuhkan NTT sebagai pioner energi terbarukan di Indonesia.

Gubernur Melky menekankan bahwa upaya pengembangan sumber daya mineral dan energi, berlandaskan pada kebijakan ketahanan energi sebagaimana diatur dalam PP Nomor 79 Tahun 2014 tentang Energi Nasional.

Peraturan Pemerintah (PP) tersebut menekankan 4 (empat) pilar utama, yaitu Ketersediaan energi berkelanjutan; Aksesibilitas hingga wilayah terpencil; Keterjangakuan harga bagi seluruh lapisan masyarakat; dan Penerimaan masyarakat bagi Energi Baru Terbarukan.

Langkah-langkah ini, tegas Gubernur Melky, adalah wujud nyata komitmen kita bahwa energi di NTT bukan hanya tersedia dan terjangkau. Tetapi juga berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berpihak pada rakyat.

“Kita sedang bergerak menuju sistem energi yang lebih andal, hijau, dan merata. Yang akan menjadi pondasi penting bagi kemajuan ekonomi, kesejahteraan rakyat, dan masa depn NTT yang berkelanjutan”, timpalnya. +++ marthen/CNC

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab HUT Ke-80 Kemerdekaan RI.