Tantangan Fiskal Tak Surutkan Komitmen
Seperti dilansir NewsDaring. id Sekda Jefry Pelt dalam kesempatan itu
juga menyampaikan bahwa Pemkot Kupang tengah menghadapi pengurangan transfer ke daerah sebesar Rp 204 miliar untuk tahun anggaran mendatang.
“Meski tantangan demikian, tapi tidak menyurutkan komitmen Pemkot Kupang untuk tetap menjaga stabilitas fiskal, pelayanan publik, dan pembangunan masyarakat secara berkelanjutan. Kami sudah menyusun anggaran sebijak mungkin agar pelayanan publik dan pembangunan tetap berjalan. Dukungan Dharma Wanita dan semua elemen masyarakat menjadi kekuatan moral dan sosial yang luar biasa,” ujarnya.
Dalam arahannya, Sekda Jefry juga mengumumkan rencana penguatan fasilitas Sekretariat Dharma Wanita agar dapat berfungsi lebih efektif. Ia menyebut, ruang sekretariat akan dilengkapi dengan perangkat administrasi, komputer, freezer, dan pendingin ruangan (AC) guna menunjang aktivitas organisasi.
Selain itu, DWP juga diarahkan untuk terus bersinergi dengan berbagai organisasi perempuan, seperti PKK, Koperasi, dan komunitas perempuan lintas sektor, dalam menjalankan program pemberdayaan dan pelatihan berbasis keluarga.
“Kegiatan Dharma Wanita jangan berhenti di seremoni. Harus ada aksi nyata yang menyentuh masyarakat, terutama perempuan di tingkat rumah tangga. Kami akan dukung program inovatif, termasuk kegiatan pekarangan produktif seluas 50 hektar yang sedang digagas,” jelasnya.
Program tersebut, tambah dia, akan difokuskan pada pemanfaatan pekarangan rumah tangga melalui penanaman sayur-sayuran seperti lombok, tomat, dan tanaman pangan sehat lainnya. Upaya ini diharapkan menjadi bentuk kontribusi nyata Dharma Wanita dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan gizi masyarakat.
Perempuan yang Berdaya Tangguh
