“Jadi kalau hilirisasi sudah jalan, itu pasti ada industri, tapi syaratnya ada hilirisasi dulu. Saya yakin NTT bisa, karena sumber daya kita lengkap, paling tidak sektor peternakan, pertanian, perikanan, juga potensi komoditas kakao, saya yakin NTT ini bisa,” ungkap Gubernur Melky.
Dia menegaskan bahwa potensi yang dimiliki NTT perlu ditindaklanjuti dengan kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, sektor swasta, akademisi, masyarakat, dan seluruh elemen terkait. Untuk menghasilkan langkah nyata dalam meningkatkan investasi, memperkuat rantai pasok, membangun ekosistem UMKM yang tangguh, memperluas digitalisasi ekonomi, serta memperkuat stabilitas makro melalui kebijakan yang progresif dan responsif.
Di akhir paparannya, Gubernur Melki juga mengingatkan dan menginstruksikan kepada para narasumber untuk turut membantu merumuskan strategi yang relevan dengan situasi NTT pada ruang tukar pikiran yang istimewa tersebut.
“Akhirnya, saya mengajak kita semua menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi”, ujar Melky.
Sembari menambahkan dengan sinergi yang solid, saya (Gubernur Melky, red) yakin NTT mampu bergerak lebih cepat, membuka lebih banyak peluang ekonomi, dan menghadirkan pertumbuhan yang benar-benar inklusif bagi seluruh masyarakat, untuk mendorong terwujudnya NTT yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan. +++ marthen/*
