Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci. Pemerintah terus mengedukasi warga untuk menjaga kebersihan dan menata lingkungan masing-masing.
Kolaborasi ini menciptakan rasa memiliki (self of belonging) terhadap kota, yang memperkuat ikatan sosial antarwarga. Kini, suasana Kupang berubah. Udara lebih bersih, taman-taman kota hidup kembali, dan wajah kota semakin indah.
Kota Tumbuh Bersama Warga
Pemerintah Kota Kupang kini hadir dengan solusi nyata. Harapan warga tumbuh seiring kenyamanan yang nyata. Kota Kupang benar-benar siap menjadi ibukota masa depan NTT yang bukan hanya maju secara fisik, tetapi juga matang secara sosial dan emosional.
Seiring berjalannya waktu semua lini pembangunan bergerak maju. Dimana-mana dan kemana-mana Wali Kota Kupang Christian Widodo selalu menekankan, pembangunan tidak akan bisa berjalan kalau tanpa rakyat terlibat aktif. Dan pemerintah hadir untuk melayani-Memerintah adalah Melayani (To Govern is To Serve). Itulah filosofi yang dipegang teguh oleh Christian Widodo dan Serena Francis dalam membangun Kota Kupang.
Pemerintah tidak hanya mengatur dari balik meja, tetapi turun langsung mendengar dan bekerja bersama masyarakat. Melalui program Kupang Tumbuh Bersama Warga, setiap kebijakan pembangunan berangkat dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Forum dialog rutin antara pemerintah dan warga di setiap kelurahan menjadi media untuk merancang solusi nyata bagi persoalan lokal, mulai dari jalan lingkungan hingga fasilitas air bersih.
Pendekatan partisipatif ini menghasilkan banyak inovasi lokal. Di beberapa wilayah, masyarakat diajak mengelola taman, menjaga kebersihan lingkungan, bahkan ikut merawat fasilitas umum yang sudah dibangun. Pemerintah menyiapkan dukungan teknis dan anggaran agar partisipasi warga memiliki dampak berkelanjutan.
