Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Mengenang WARISAN Intelektual Santo ARNOLDUS JANSSEN

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Inilah esensi cita-cita dari pengarusutamaan moderasi beragama agar harmoni sosial dapat terwujud secara berkelanjutan.

Relevansi pemikiran Santo Arnoldus Janssen di era kontemporer ini berpijak pada keberhasilannya mengintegrasikan spiritualitas transenden dengan keterbukaan batin yang imanen.

Hospitalitas spiritual yang ia wariskan hadir sebagai antitesis terhadap polarisasi sosial yang kerap dipicu oleh ‘rigiditas paradigma dan segregasi ruang hidup’.

Dalam cakrawala ini, keberagaman tidak lagi dipandang sebagai ancaman terhadap identitas, melainkan sebuah taman persemaian di mana benih-benih kebajikan universal tumbuh mekar melalui dialog yang otentik.

Upaya merawat kemajemukan pada akhirnya bertumpu pada kesediaan manusia untuk menanggalkan jubah eksklusivisme dan membuka diri bagi kehadiran yang lain.

Dengan menghargai benih kebaikan yang tertanam dalam setiap pribadi, perjumpaan lintas batas bertransformasi menjadi sebuah aksi nyata yang inklusif demi mewujudkan perdamaian abadi.

Inilah simfoni moderasi yang mengalun dari kedalaman hati, di mana keteguhan iman bersanding mesra dengan kerendahan hati untuk merayakan kemanusiaan dalam bingkai harmoni yang universal.***

*) Penulis adalah Staf Pengajar di Stipar Ende Flores

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Santo Arnoldus Jansen. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Santo Arnoldus Jansen.