Yopel Misa : Kejadian ini bikin kami sangat takut. Tapi kehadiran bapak Walikota hari ini bikin kami tenang. Terima kasih karena sudah datang melihat kami.
Citra News.Com, KUPANG – HUJAN belum sepenuhnya reda, puing atap masih berserakan, dan dinding rumah tampak miring tak berdaya. Namun di RT 13 Kelurahan Manutapen, Sabtu siang 17 Januari 2026, suasana mendadak berubah.
Tangis dan duka yang sejak dini hari menyelimuti warga korban angin puting beliung, perlahan bercampur tawa dan teriakan histeris. Bukan karena badai datang kembali, melainkan karena kehadiran Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.
Saat Wali Kota menyusuri lorong-lorong sempit, melihat langsung rumah-rumah yang porak-poranda, sejumlah warga justru berteriak sambil melambaikan tangan. “Pak Wali… foto… foto Pak Wali!” teriak mereka hampir bersamaan.
Suasana yang semula muram mendadak hangat, bahkan riuh. “Kesempatan ini tidak datang dua kali. Biar berkesan kami harus foto dengan pemimpin yang baik hati dan ganteng,” celetuk Marince Djami Raga, salah satu korban, sambil tersenyum lebar di tengah rumahnya yang rusak dihantam angin.
