Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

MENGUATKAN Konvergensi Berbasis DATA, Kota Kupang PERCEPAT Upaya Penurunan STUNTING

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Melalui jalur sosial dan kultural tersebut, pesan-pesan kesehatan diharapkan lebih mudah diterima dan dipraktikkan. Di sisi lain, Pemkot Kupang juga mulai memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam pemantauan program.

Sistem pemantauan berbasis data dinilai mampu memberikan gambaran yang lebih cepat dan akurat mengenai kondisi lapangan, termasuk perkembangan intervensi di setiap wilayah serta hambatan yang dihadapi. Dengan dukungan teknologi, koordinasi antarinstansi diharapkan menjadi lebih efektif dan responsif.

Sekda Jefry menegaskan bahwa evaluasi berbasis data harus dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Data yang akurat dan diperbarui secara rutin akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat serta memperbaiki program yang belum berjalan optimal.

Dalam kerangka tersebut, Pemerintah Kota Kupang menetapkan tiga fokus utama percepatan penurunan stunting. Yaitu : Pertama, Seluruh kebijakan harus berangkat dari analisis situasi yang berbasis bukti sehingga pemerintah dapat memetakan lokasi masalah, kelompok rentan, serta layanan yang masih perlu diperkuat.

Kedua, Integrasi program dan anggaran antarperangkat daerah harus diperkuat agar tidak terjadi tumpang tindih atau program yang berjalan sendiri-sendiri. Dan Ketiga, Diperkuat sistem monitoring dan evaluasi digital akan terus diperkuat guna memastikan transparansi dan efektivitas pelaksanaan program.

“Melalui kerja yang terarah, terukur, dan akuntabel, kita ingin memastikan setiap anak di Kota Kupang tumbuh sehat dan berkembang dengan baik. Upaya ini juga menjadi kontribusi nyata kita dalam mencapai target nasional penurunan stunting,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Plt. Sekretaris Bappeda Kota Kupang Imelda Fonyke Nange memaparkan hasil Monitoring dan Evaluasi Stunting Kota Kupang Tahun 2025.

Sementara itu, Perencana Ahli Muda Mixon Tamonob mempresentasikan skor konvergensi stunting se-Kota Kupang yang menggambarkan tingkat integrasi program penanganan stunting di berbagai sektor.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis. Para peserta sepakat untuk menuntaskan penginputan Aksi Konvergensi pada platform web Bina Bangda, khususnya pada tahapan Pra-Musrenbang, penandaan anggaran tahun berjalan 2026, serta penandaan anggaran tahun rencana 2027.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Percepatan Cegah Stunting. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Percepatan Cegah Stunting.