Menurutnya, gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui NTT Mart harus mampu membuktikan bahwa masyarakat NTT memiliki daya saing. Ia menekankan bahwa membeli produk lokal merupakan bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Harapan lainnya, NTT Mart dapat berkembang menjadi etalase utama produk-produk unggulan NTT yang mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Dengan dukungan pemerintah pusat, peluang ekspansi pasar semakin terbuka lebar.
Kunjungan ke NTT Mart menjadi langkah awal dari agenda yang lebih luas. Pemerintah pusat ingin memastikan percepatan pembangunan daerah berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Dari pusat ekonomi lokal, rombongan Wapres melanjutkan perjalanan menuju SD Inpres Kaniti di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Kunjungan ini memiliki makna khusus karena menjadi kunjungan kedua Wapres ke sekolah tersebut.
Pada kunjungan sebelumnya tahun 2025, Wapres Gibran telah menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah serta merencanakan pembangunan fasilitas pendidikan tambahan. Kini, ia datang kembali untuk memastikan janji tersebut terealisasi.
Hasil pembangunan yang ditinjau menunjukkan perkembangan signifikan. Sebanyak tiga ruang kelas baru telah dibangun, sebelas ruang kelas direhabilitasi, serta fasilitas penunjang seperti toilet, mes guru, dan ruang administrasi telah tersedia.
Wapres Gibran menyampaikan bahwa pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Infrastruktur yang layak menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan produktif.
Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran kembali menyerahkan bantuan alat tulis dan buku kepada para siswa. Bantuan ini tidak hanya bernilai material, tetapi juga menjadi simbol perhatian pemerintah pusat terhadap masa depan generasi muda di daerah.
