Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Ketika POLITIK Tak Lagi BERISIK, Seruan HARMONI Digaungkan di Muscab PKB UNTUK Masa Depan RAKYAT

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Pendekatan ini, kata Irfani, menandai pergeseran paradigma politik internal partai – dari kompetisi menuju konsolidasi.

Dalam sudut pandang yang lebih luas, keputusan politik yang lahir dari forum seperti Muscab tidak berhenti di ruang rapat. Politik sebagai arah penentu arah pembangunan. Dengan kata lain politik berdampak langsung pada arah pembangunan daerah.

Hal ini ditegaskan oleh Yosef Lede, Bupati Kupang, yang menilai Muscab sebagai forum strategis untuk menentukan arah kebijakan partai sekaligus mempengaruhi pembangunan wilayah.

“Keputusan politik dari forum seperti ini memiliki peran besar dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa politik bukan sekadar urusan elite, melainkan bagian dari proses yang memengaruhi kehidupan masyarakat secara nyata – mulai dari pendidikan hingga infrastruktur.

Momentum Evaluasi dan Konsolidasi

Di sisi lain, Aloysius Malo Ladi, Ketua DPW PKB NTT, memandang Muscab sebagai momentum evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi.

Menurut Alo, tren positif PKB di NTT menjadi bukti bahwa konsistensi dalam membangun struktur dan kaderisasi mulai menunjukkan hasil.

Namun, di balik optimisme itu, tersimpan tantangan besar: bagaimana memastikan bahwa pertumbuhan organisasi sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Muscab dalam tafsir ini, menjadi ruang refleksi apakah politik sudah benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat, atau masih berkutat pada kepentingan internal.

Dalam konteks ini, Muscab PKB bukan sekadar forum organisasi. Ia menjadi simbol dari harapan bahwa politik masih bisa menjadi ruang dialog, bukan konflik; ruang kolaborasi, bukan dominasi.

Dan dari ruang itulah, sebuah pesan penting bergema bahwa masa depan daerah tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat. Tetapi oleh siapa yang paling mampu merawat harmoni untuk kepentingan rakyat.  +++ marthen/*