Inisiatif Pasar Tanpa Plastik yang diusung dalam kegiatan PEKEN JASINDO ini juga mendapat apresiasi. Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan. Ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan yang kini menjadi perhatian global.
Di sisi lain, keterlibatan berbagai pihak mulai dari perbankan, otoritas keuangan, hingga komunitas menunjukkan bahwa tata kelola pembangunan di Kupang bergerak ke arah kolaboratif. Pemerintah tidak lagi menjadi aktor tunggal, melainkan fasilitator yang membuka ruang partisipasi.
Pimpinan Cabang Jasindo Kupang, Jerry Simamora, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk belajar, berinteraksi, dan berkembang. Dalam perspektif kemitraan publik-swasta, langkah ini memperkuat peran BUMN sebagai agen pembangunan.
Tidak hanya itu, program sosial seperti workshop disabilitas, layanan posyandu, dan bantuan pendidikan menunjukkan bahwa pembangunan yang dijalankan tidak semata ekonomi, tetapi juga inklusif dan berkeadilan sosial.
Penyerahan bantuan dari Jasindo kepada Pemerintah Kota Kupang menjadi simbol konkret kolaborasi. Dukungan berupa revitalisasi lapangan basket, fasilitas UMKM, hingga layanan kesehatan memperkuat infrastruktur sosial dan ekonomi kota. Bagi pemerintah, bantuan ini bukan sekadar dukungan fisik, tetapi investasi sosial jangka panjang. Fasilitas yang dibangun akan menjadi penggerak aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat kualitas hidup warga.
Secara politik, keberhasilan kegiatan seperti PEKEN JASINDO memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Ketika masyarakat merasakan langsung manfaat program, legitimasi pemerintah akan tumbuh secara alami.
Mengakhiri kegiatan Wawalkot, Serena Francis mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mencintai produk lokal, dan mendukung UMKM. Pesan ini menegaskan bahwa pembangunan Kota Kupang bukan hanya tugas pemerintah, tetapi kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Sebuah langkah yang, jika konsisten dijalankan, berpotensi menjadikan Kupang sebagai model pembangunank daerah berbasis kebersamaan di Indonesia timur. +++ marthen/*
