Tidak hanya soal pajak. Seluruh perangkat daerah, camat dan lurah juga diminta mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan mengedukasi masyarakat dan para pelaku usaha agar berpartisipasi aktif serta memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.
“Pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan melalui data yang akurat dan terpercaya”, tegasnya.
Usai pelaksanaan apel, Plh. Sekretaris Daerah Kota Kupang menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah yang berhasil meraih predikat terbaik dalam implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025.
Berdasarkan hasil evaluasi SAKIP Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kupang menunjukkan capaian kinerja dan akuntabilitas yang sangat baik.
Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, efisien dan berorientasi pada hasil, Pemerintah Kota Kupang memberikan penghargaan kepada perangkat daerah dengan implementasi SAKIP Terbaik. Predikat A atau Terbaik dan Memuaskan bukan sekadar label prestasi, melainkan indikator bahwa perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program telah berjalan secara efektif dan berorientasi pada hasil.
Tujuh OPD peraih SAKIP Terbaik yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Inspektorat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Pariwisata menjadi contoh perangkat daerah yang berhasil menerjemahkan prinsip akuntabilitas ke dalam pelayanan publik yang nyata.
Dan capaian tersebut sesungguhnya menunjukkan perubahan paradigma birokrasi. Pemerintahan tidak lagi dinilai dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
Penghargaan SAKIP dan opini WTP hanyalah refleksi dari sebuah proses panjang. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh aparatur mampu menjaga kepercayaan masyarakat setiap hari melalui pelayanan yang cepat, profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Sebab ukuran keberhasilan pemerintahan yang sesungguhnya bukan terletak pada banyaknya penghargaan yang diterima, melainkan pada seberapa besar rakyat merasakan kehadiran negara dalam kehidupan mereka.
Terpantau, pada Apel Korpri tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Kupang, para Asisten Sekretaris Daerah Kota Kupang, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, Direktur RSUD S.K. Lerik dan para Direktur Perusahaan Umum Daerah Kota Kupang, para Camat dan Lurah se-Kota Kupang, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Kupang. +++ marthen/*
