Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

MEMBANGUN Infrastruktur JALAN, Bupati Yos : Kami TIDAK Mengenal STATUS Tapi Menjawab KEBUTUHAN Masyarakat

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Bupati Yos bahkan menyampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Kupang, Dessy Ballo dan sejumlah anggota legislatif lainnya, bahwa ruas jalan di sekitar wilayah mereka juga akan mendapat sentuhan pembangunan yang sama.

“Kalau saat ini mama Dessy melihat ruas jalan hotmix di kampung ini, tahun depan jalan di samping rumah mama Dessy juga dibangun hotmix,” ujarnya.

Perjuangan seorang kepala daerah tidak selalu berlangsung mulus. Ia menyadari kritik terhadap pemerintah akan selalu ada, termasuk kritik di media sosial yang menyoroti intensitas dirinya melakukan perjalanan ke Jakarta. Namun ia memilih menjawab kritik tersebut bukan dengan perdebatan panjang, melainkan dengan hasil yang dibawa pulang.

“Rakyat butuh bukti. Bukan sebatas omong-omong di media sosial atau panggung politik di banyak tempat,” ujarnya.

Dikatakan, perjalanan bolak-balik ke pemerintah pusat dilakukan untuk memperjuangkan dukungan pembangunan bagi Kabupaten Kupang. Ia menyebut pembangunan ekonomi, sumber daya manusia, jalan, jembatan dan berbagai infrastruktur lainnya membutuhkan dukungan anggaran yang tidak seluruhnya mampu ditanggung pemerintah daerah. Karena itu, ruang fiskal yang terbatas tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti mencari sumber pembiayaan pembangunan.

Bupati Yos menyebut pemerintah pusat pada September mendatang akan memberikan dukungan anggaran sekitar Rp16 miliar. Dana tersebut, menurut dia, antara lain akan digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan serta infrastruktur lainnya.

Salah satu rencana yang disebut adalah pembangunan pelabuhan pendaratan ikan di Noelbaki. Pada saat yang sama, pemerintah daerah juga sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT terkait pembangunan ruas jalan provinsi di wilayah Ikan Foti.

Dalam sambutannya Bupati Yos menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Kupang tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik. Jalan yang semakin baik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas manusia.

Ia menyebut pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran sekitar Rp250 miliar. Selain itu, pemerintah juga mempersiapkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, pusat pemerintahan Kabupaten Kupang yang kini memasuki tahapan SID (Survey, Investigasi dan Design), serta rencana pembangunan universitas.

“Dari Sekolah Rakyat maupun Sekolah Nasional Terintegrasi dan Universitas, mulai dari pendaftaran sampai selesai/wisuda, semuanya gratis.

Dalam konteks peningkatan kualitas aparatur, ia juga menyebut pemerintah telah memperjuangkan dukungan anggaran sebesar Rp174 miliar untuk kebutuhan sumber daya manusia, termasuk pembayaran gaji PPPK dan tunjangan PNS.