Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

SIMBOL Duka CHRISTIAN dan SERENA Untuk GEMPA FLORES di Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Christian mengatakan pemerintah turun langsung memastikan distribusi berjalan baik, masyarakat di sekitar pangkalan memperoleh pelayanan dan tidak terjadi penimbunan maupun pembelian berlebihan untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Pemerintah Kota Kupang juga terus berkoordinasi untuk mengupayakan penambahan kuota minyak tanah. Menurut Christian, persoalan tersebut kembali mengingatkan bahwa kehadiran pemerintah harus dirasakan ketika masyarakat membutuhkan.

“Kebutuhan rakyat harus didahulukan. Negara harus hadir untuk memudahkan rakyat, bukan membuat rakyat semakin sulit,” tegasnya.

Bapenda Merah Putih

Pada momentum yang sama, Pemerintah Kota Kupang menghadirkan program Bapenda Merah Putih berupa pengurangan denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 25 hingga 75 persen bagi masyarakat yang memiliki tunggakan sesuai tahun tunggakan. Program tersebut berlangsung selama 1–31 Agustus 2026.

Christian mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari semangat gotong royong membangun daerah. Pemerintah berkewajiban mengelola penerimaan secara transparan dan bertanggung jawab, sementara masyarakat mengambil bagian dengan memenuhi kewajibannya.

Di akhir amanatnya, Walikota Christian kembali menegaskan bahwa kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi kerja, kepedulian dan pelayanan. Bagi ASN, kemerdekaan berarti bekerja dengan integritas. Bagi dunia usaha, membuka kesempatan dan menciptakan lapangan kerja. Bagi masyarakat, menjaga ketertiban, lingkungan dan memenuhi kewajiban sebagai warga negara.

Saat upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Christian Widodo dan Serena Francis mengenakan busana adat Flores berwarna hitam, pesan duka itu terasa semakin dekat. Bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang merayakan kebebasan, tetapi juga tentang tidak membiarkan saudara sendiri menghadapi duka seorang diri.  +++ marthen/*