Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Wawali Kota Kupang SERENA Francis Antar SMK Maritim Nusantara Temui Gubernur NTT, Ada APA?

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Srmentara Gubernur Melki Laka Lena menangkap momentum pertemuannya dengan Wawali Serena tersebut dengan perspektif yang lebih luas. Ia tidak hanya berbicara tentang disiplin, ketahanan fisik dan kekompakan barisan, tetapi juga meminta agar kontingen membawa cerita NTT ke tengah panggung nasional.

Gubernur Melky secara khusus meminta para siswa memasukkan narasi sejarah lahirnya Pancasila di Ende dalam bagian variasi dan kreasi penampilan mereka.

Permintaan itu sesuai petunjuk teknis perlombaan, bahwa sekitar 80 persen penilaian diberikan untuk gerakan baris-berbaris murni atau PDP 96. Sementara 20 persen lainnya diperuntukkan bagi variasi dan kreasi pada bagian penutup.

Ruang 20 persen itu kemudian dibaca Gubernur Melky sebagai kesempatan strategis untuk menyampaikan identitas NTT. Barisan bukan lagi semata-mata soal gerakan kaki dan kekompakan tangan, tetapi dapat menjadi medium untuk menyampaikan pesan sejarah dan kebangsaan.

“Saya minta dimasukkan pesan khusus dalam variasi gerakan maupun yel-yel kalian. Sampaikan bahwa NTT memiliki bagian penting dalam sejarah lahirnya Pancasila ketika Bung Karno diasingkan di Ende,” ujarnya.

Bagi NTT, Ende memiliki posisi simbolik yang kuat dalam narasi kebangsaan Indonesia. Karena itu, ketika anak-anak muda NTT tampil di Jakarta, sejarah tersebut dinilai layak hadir sebagai bagian dari identitas yang mereka bawa.

“Nilai Pancasila adalah fondasi berbangsa yang sangat mahal. Tampilkan dengan bangga agar seluruh Indonesia tahu bahwa kontingen NTT membawa narasi kebangsaan yang kuat. Di samping itu, masukkan juga unsur lokal seperti rumah adat dan kebudayaan NTT,” tambah Gubernur Melky.

Di sini terlihat adanya irisan kepentingan antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi. Wawali Serena membawa para siswa dari ruang pendidikan Kota Kupang ke ruang pemerintahan provinsi, sementara Gubernur Melky memberi mereka pesan yang lebih besar tentang identitas NTT dan kebangsaan.

Suntikan Moral