Sementara Doris Rihi, yang mendampingi kunjungan Ketua DPRD NTT tersebut, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Emilia Noemleni.
Menurut Doris, kunjungan Ketua DPRD NTT menjadi energi positif sekaligus motivasi baru bagi seluruh ASN Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk terus mengembangkan kreativitas di lingkungan kerja.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ibu Ketua DPRD NTT. Bagi kami, kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar seluruh ASN terus melahirkan kreativitas yang memberikan manfaat, bukan hanya bagi organisasi tetapi juga bagi lingkungan,” kata Doris.
Doris menegaskan harus ada kemauan (good will) untuk memulai. Bahwa semangat Kebun Kreatif sejalan dengan karakter Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dituntut untuk selalu berpikir kreatif, inovatif dan produktif.
Karena itu, Kebun Kreatif tidak boleh berhenti sebagai sebuah kebun. Ia harus menjadi simbol cara berpikir baru: bahwa setiap ruang memiliki potensi, setiap lahan dapat memberikan manfaat dan setiap aparatur memiliki peluang untuk menciptakan sesuatu.
Dari lahan yang sebelumnya diam, kini tumbuh sayuran. Dari ruang yang sebelumnya kosong, kini hadir keindahan. Dan dari kerja sederhana di sela-sela waktu, lahir sebuah pesan besar bahwa kreativitas birokrasi tidak harus menunggu perintah, tidak harus menunggu proyek besar, dan tidak selalu membutuhkan anggaran besar.
“Tapi yang dibutuhkan namun sering terlewatkan adalah kemauan untuk memulai”, tegasnya.
Kebun Kreatif Dinas Parekraf NTT menjadi bukti bahwa ketika kreativitas bertemu dengan kepedulian, lahan tidur pun dapat berubah menjadi ruang karya yang hidup. +++ marthen/paul
