Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

DIPUJI Lemhannas PROGRAM Kegawatdaruratan CHRISTIAN Widodo Didorong Jadi INOVASI NASIONAL

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

“Inovasi dana pengaman kegawatdaruratan di Rumah Sakit S.K. Lerik Kupang ini perlu didorong menjadi inovasi nasional dan dapat dipakai di rumah sakit-rumah sakit daerah lain di Indonesia, sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan nyawa yang bertarung dengan waktu,” ujarnya.

Pernyataan “Jangan sampai ada nyawa yang hilang hanya karena masalah administrasi” tersebut mempertegas bahwa inovasi yang dibangun Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan dr. Christian Widodo tidak hanya dipandang dari sisi administrasi pemerintahan, tetapi juga dari perspektif keselamatan masyarakat.

Dalam implementasinya, program kegawatdaruratan tersebut melibatkan berbagai unsur dalam ekosistem pelayanan publik. Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang yang telah bekerja menjalankan program tersebut.

Secara khusus Christian Widodo menyebut keterlibatan Dinas Sosial, BPJS, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, RSUD S.K. Lerik, Dinas Kesehatan, serta berbagai komponen lainnya. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pasien dalam kondisi kegawatdaruratan dapat memperoleh pelayanan tanpa terhambat persoalan administratif.

Dokter Christian Widodo mengatakan keberhasilan inovasi tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh ekosistem pelayanan, bukan hanya satu perangkat daerah. Ke depan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai berbagai program prioritas pemerintah.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan ke depan sehingga semakin banyak masyarakat mengetahui apa yang dibuat pemerintah dan semakin banyak pula masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program prioritas dan inovasi yang kami jalankan,” katanya.

Presentasi dr. Christian Widodo dalam forum KPPD tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa inovasi daerah dapat menjadi instrumen untuk menerjemahkan komitmen politik kepala daerah ke dalam kebijakan yang konkret, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Kupang khususnya dan NTT pada umumnya.  +++ marthen/*