Menurutnya, pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang mampu bekerja melalui sistem dan kolaborasi. Ia mencontohkan perubahan di bidang kebersihan Kota Kupang sebagai salah satu bentuk kerja kolektif berbagai perangkat daerah, termasuk jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. “Kalau kerja kita bagus, bukan hanya saya yang dapat pujian, tapi kalian juga,” ujarnya.
Dalam menjalankan tugas, Walikota Kupang, Christian Widodo meminta ASN tidak takut menerima koreksi. Teguran, menurutnya, harus dipandang sebagai bagian dari upaya memperbaiki pekerjaan dan cara kerja, bukan sebagai serangan terhadap pribadi.
“Saya lembut pada caranya, tapi tegas pada tujuannya. Fortiter in re, suaviter in modo”, ucapnya sembari mengingatkan pentingnya komunikasi langsung dan pendekatan bottom-up. Mendengar langsung persoalan dari staf yang berada di lapangan dinilai dapat membantu pimpinan memahami masalah secara lebih utuh sekaligus menemukan solusi yang lebih tepat.
Menutup amanatnya, Christian mengajak seluruh jajaran Pemkot Kupang menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan Kota Kupang sebagai rumah bersama.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., bersama suami, Capt. Gilbert Immanuel Malvin, S.M., Ketua dan anggota DPRD Kota Kupang, unsur Forkopimda, para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah, para direktur Perumda dan Direktur RSUD S.K. Lerik, serta seluruh ASN Pemerintah Kota Kupang.
Usai upacara, Wali Kota bersama Ketua DPRD, jajaran Forkopimda dan ASN peserta upacara turut menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada Serena C. Francis dan suaminya yang belum lama ini resmi menikah.
