Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Sekda JEFFRY Pelt Buka Pintu KRITIK, Mahasiswa Diajak MENGAWAL Kebijakan PUBLIK

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

“Berbagai program tersebut membutuhkan pengawasan dan partisipasi publik agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan warga. Dalam konteks ini, mahasiswa memiliki ruang untuk berkontribusi melalui penelitian, diskusi kritis, penyampaian aspirasi, serta gagasan yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan”, tegasnya.

Sekda Jeffry mengingatkan bahwa pendidikan tinggi seharusnya tidak berhenti pada penguasaan teori dan pencapaian akademik. Ilmu pengetahuan memiliki makna lebih besar ketika diterapkan untuk membantu menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Saya hanya meminta dukungan dari adik-adik pemuda bahwa berjuanglah untuk mengambil ilmu sebanyak mungkin di ruang pendidikan, tapi ilmu itu tidak akan berarti jika tidak bisa diimplementasikan untuk orang lain,” ucapnya.

Diketahui, kegiatan Sociospectacle 2026 diselenggarakan untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober. Forum tersebut menghadirkan ruang perjumpaan antara dunia akademik, pemerintah, dan lembaga legislatif agar mahasiswa dapat memahami persoalan publik sekaligus mengembangkan keberanian menyampaikan gagasan secara kritis dan bertanggung jawab.

Sekda Jeffry hadir bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Riwu Kaho, S.H., dan Sekretaris KPA, Julius Tanggu Bore. Juga dihadiri Wakil Dekan II FISIP Undana, Dr. Yeheskial A. Roen, S.Si., M.Si., serta Koordinator Program Studi Sosiologi, Imanta Imanuel Perangin Angin, S.Sos., M.S.P.

Yeheskial A. Roen menjelaskan, Sociospectacle bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan juga ruang untuk menyampaikan pesan, gagasan, dan refleksi kritis kepada masyarakatKetua Panitia, Didik Apriawan, menambahkan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong mahasiswa dan dosen Program Studi Sosiologi FISIP Undana merespons persoalan ekonomi, identitas, dan moral melalui diskusi publik.  +++ marthen/*