Terlibatnya perempuan dalam aksi bom bunuh diri juga terjadi pada ledakan di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Aksi tersebut dilakukan oleh Anton, beserta istri dan anaknya. Kemudian, ada pula aksi bom bunuh diri yang dilakukan di Mapolrestabes Surabaya pada Senin 14 Mei 2018 pagi. Tri Murtiono, pelaku bom tersebut mengajak serta istri dan anak-anaknya. +++ cnc/web
Gambar : Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation. (doc. CNC/Kompas.com)
PEREMPUAN Rentan Radikalisme
- Dibaca 481 kali
CitraNews

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan pelabuhan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya lahan dan anggaran….
Lebih jauh PIAR NTT menulis, langkah membuka kembali penyidikan harus diikuti pemeriksaan yang menyeluruh, objektif,…
Dari sudut pandang pengawasan publik, ada sejumlah hal yang layak dipertanyakan dan menjadi perhatian. Apakah…
Keberagaman itu, menurutnya, bukan penghalang pembangunan, melainkan kekuatan sosial yang harus terus dirawat. “Budaya tidak…
“Untuk masalah tanah sekitar Stasiun Radio Trilolok Suara Verbum, itu sudah masalah hukum. Bukan ranah…