Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

PEREMPUAN Harus BANGKIT Menantang Jaman

CitraNews

“Setelah pelantikan ini langkah pertama yang harus kami buat adalah melakukan konsolidasi dengan semua stakeholder. Semua instansi yang terllibat dalam program Lakamola Anansio harus terus bangkit bekerja untuk rakyat,”tandasnya.

Menjawab citra-news.com terkait kerja keras seorang kepala daerah dimaksud itu sama dengan seorang Bupati Perempuan harus masuk ke tengah sawah berlumpur dan kandang sapi yang penuh dengan kotoran?

Sembari mengepal tangan Bupati Paulina mengatakan, “Oh iya, perempuan harus bisa bangkit. Dalam kondisi menantang sekalipun. Perempuan jaman ini jangan kalah dengan hal-hal yang yang bersifat menantang. Kan kami melanjutkan kerja keras seperti yang dilakukan LENTERA Jilid Satu. Jadi LENTERA Jilid Satu atau LENTERA Jilid Dua sama saja”.

Diketahui, saat Bupati Lens Haning berkuasa para kepala dinas/badan dan ASN Setda Rote Ndao beberapa kali melaksanakan apel di hamparan sawah dan masuk ke tengah lumpur. Juga Bupati Rote Ndao ke-2 itu masuk ke tengah kotoran sapi tanpa alas kaki. Aksi yang tidak biasa kala itu sempat heboh dan viral di media social.

“Tindakan ini saya lakukan untuk memberikan pesan kepada ASN yang lahir dari sorang tani harus bisa menjadi petani setelah jam kantor. Jangan ada gengsi-gengsian. Karena dari petani yang menghasilkan produk pertanian bisa membiayai pendidikan sehingga kita bisa jadi ASN/PNS. Saya ini juga mantan PNS anak seorang petani. ASN harus bisa memberi contoh sekaligus pelaku dalam pembangunan pertanian,”kata Lens Haning beberapa waktu lalu di kediamannya di bilangan Oepura Kupang.

Wabup Stef Saek Angkat Bicara