Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

VIKTOR dan JOSEF Tidak Sedang Melantik Pejabat RAKUS

CitraNews

LINUS Lussi, S,Pd, M.Pd berjabatan tangan dengan Gubernur Viktor usai ia dilantik jadi Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan. Doc. CNC/Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT.

Gubernur Viktor pada kesempatan itu juga menyodorkan kiat-kiat sukses dalam mengelola kinerja. Diantaranya pejabat OPD (organisasi perangkat daerah) yang ada harus terus-menerus mempublikasikan kinerjanya masing-masing melalui media massa.

“Diharapkan pejabat OPD yang ada untuk mempublish kinerjanya melalui media massa yang ada Saya minta agar Sekda dan Karo (Kepala Biro) HUMAS setiap bulan bisa mengaturnya secara baik.  Dengan mempubikasikannya mulai dari serapan anggaran hingga kinerjanya. Biar masyarakat juga tahu,”pinta Viktor.

Gubernur NTT ke-8 ini mengatakan, saat ini dia melihat sebuah dream team team  dengan sebuah system kerja yang baru. Bahwa ada pekerjan-pekerjaan yang luar biasa untuk membawa NTT Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera.

“Penyerapan anggaran harus maksimal. SOP (standar operasional prosedur) yang tidak jalan akan kita hilangkan. Dalam pengurusan izin juga harus cepat. Presiden bilang izin harus cepat, tidak harus bolak-balik.Untuk surat-menyuratpun jangan terlalu lama, dikerjakan secepat mungkin. Karenannya saya tekankan lagi agar kita bekerja out of the box,”ungkap Viktor.

RUTH Diana Laiskodat, S.Si, Apt, MM, berjabatan tangan dengan Gubernur Viktor usai ia dilantik jadi Kepala INSPEKTORAT Daerah NTT. Doc. CNC/Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT.

NTT ini provinsi hebat harus dikembangkan, ucapnya berulang. Kebanyakan pulau di NTT ini banyak mengandung batu kapur (limestone) tapi kita sendiri masih impor 1,6 juta ton semen pertahun. Timor Leste butuh 600.000 ton semen pertahun. Seharusnya ini adalah market (pasar, red) kita. Dan industry semen ini harus dikembangkan dengan hebat.

Potesi lain yang juga factor pendukung perekonomian rakyat adalah tenun ikat, daging se’I, dan sapi. Ini semua masyarakat NTT bisa menghailkannya. Kita harus punya terobosan-terobosan hebat untuk provinsi ini, pintanya.

‘Duo LAISKODAT’ Diantara 15 Pejabat Terlantik

Menjadi sejarah baru juga di lini eksekutif kalau sejak berdirinya Provinsi NTT tahun 1958, baru kali ini di era Gubernur Viktor, putra asal Pulau Semau ini mengangkat pejabat potensial asal Semau. Kedua pejabat Eselon II tingkat Pemprov NTT ini masing-masing, RUTH Diana Laiskodat, S.Si, Apt, MM dan HENDERINA Laiskodat, S.P, M.Si.

Bukan menjadi rahasia umum lagi kalau ‘Duo Laiskodat’ ini dari masa ke masa gubernur lepas gubernur baru kali ini mendapat kesempatan ‘naik jabatan’ Eselon II. Sebut saja di era Gubernur Frans Lebu Raya selama dua periode memimpin NTT, Duo Laiskodat seolah dilupakan. Padahal mereka orang potensial dan dari segi kepangkatan mestinya sudah layak mendapat jabatan eselonering.