Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

CEGAH ‘Stunting’ Gubernur VIKTOR Tanam KELOR

CitraNews

Program intensifikasi dan ekstensifikasi di bidang pertanian ini sudah tentu memberikan harapan pada peningkatan kesejahteraan. Selain program program strategis penambahan jumlah penangkar benih lokal, memastikan ketersediaan pupuk (organik) tanaman padi, jagung dan tanaman holtikultra lainnya. Serta komoditi-komoditi unggulan sesuai dengan potensi kawasan pertanian yang dimiliki masyarakat.

Terkait pembudidayaan tanaman kelor ini terus-menerus dibicarakan di tataran anggota DPRD Provinsi NTT. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) misalnya, berharap agar langkah strategis yang dibuat gubernur Viktor ini terus ditingkatkan.

“Pencanangan  penanaman kelor sebagai komoditi bernilai ekonomis perlu diikuti dengan gerakan makan kelor, dan pengembangan desa mandiri kelor. Ini adalah langkah nyata yang perlu terus dilakukan,”ungkap Yucun Lepa, Ketua FPKB pada pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap LPJ pelaksanaan APBD Provinsi NTT tahun anggaran 2018, Jumat 21 Juni 2019 lalu.

Bahkan FKB mendukung sepenuhnya pada berbagai kegiatan pertanian dan kegiatan promotif termasuk rencana idustrialisasi pengelolaan kelor sebagai soulsi yang komprehensif dalam pengembangan kelor sebagai komoditi unggulan NTT.

Tampak Kasat Pol PP Provinsi NTT, Ir. CORNELIS Wadu mendampingi Gubernur Viktor (ke-3 dari kiri) dan Wakil Bupati Kupang JERRY Manafe (ke-4 dari kiri) saat rehat di lokasi penanaman kelor Desa Seki Kabupaten Kupang, Rabu 31 Juli 2019. Doc. CNC/sofian Satpol PP Provinsi NTT.

Tidak berbeda dengan FPKB, kedelapan fraksi lainnya pun sangat mendukung pelestarian dan pembudidayaan tanaman kelor. Terutama dalam mencegah gizi buruk dan stunting yang terus-menerus terjadi di tengah masyarakat NTT.

Demikian juga organsisasi perangkat daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan pembudidayaan tanaman kelor. Dan sebagai pelancar upaya pelestarian tanaman kelor, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berbaursatu di dalamnya.

Dibawah kendali CORNELIS Wadu selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Provinsi NTT, pada setiap kesempatan terus mengawal OPD lingkup Provinsi yang berniat baik untuk terus mengembangkan dan membudidayakan tanaman kelor.