Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

NTT Bukan MISKIN Harta dan Intelektual Tapi Miskin AKSESIBILITAS

Sementara itu, General Manager PLN NTT, Ignasius Rendroyoko menegaskan komitmen PLN NTT untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat NTT. PLN NTT  bertekad membangun infrastruktur listrik secara mereata  di seluruh wilayah NTT.

Dialog Pimpinan PLN dengan Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM (kiri) dan pose bersama usai Kuliah Umum (kanan) di Aula Politeknik Negeri Kupang, Jumat 13 September 2019. Doc. Foto CNC/ Biro Humas dan Protokol Setda NTT

“Dalam memenuhi kebutuhan listrik di NTT tentu melalui proses.  Tahun ini sekitar 90 persen dari jumlah rumah tangga yang ada di NTT,  akan mendapatkan (aliran) listrik. Memang ada 10 persen yang belum, tapi itu hanya menunggu waktu saja,  mungkin sampai pertengahan tahun depan. Karena di akhir tahun 2020,  rasio elektrifikasi NTT ditargetkan mencapai 100 persen,” jelas Ignasius.

Ignasius juga menjelaskan, sekitar 60 sampai 70 persen karyawan PLN adalah kaum milenial. Dengan ciri khasnya yang sangat menonjol adalah bersemangat, sangat objektif, menyelesaikan masalah tanpa kenal waktu dan selalu menuntut perbaikan demi kenyamanan hidup yang lebih.

“Itu yang juga menjadi kekuatan utama PLN NTT untuk membangun infrastruktur di seluruh wilayah NTT. Itulah juga menjadi alasan  bagi kami hadir di sini untuk bisa memberikan semangat sekaligus mengajak kaum milenial agar terlibat dalam berbagai upaya membangun negeri lewat PLN,” jelas Ignasius.

Pada kesempatan tersebut, PLN memberikan bantuan dana CSR kepada pemerintah Provinsi NTT sebesar Rp. 9.585.092.200,-. +++ citra-news.com/humas setdantt