“Kami berharap melalui aplikasi ini dapat menciptakan pemerintahan daerah yang akuntable. Juga dari sisi waktu, ia memotong rantai birokrasi akan tata kelola keuangan yang mudah dan cepat. Di sisi lain juga terciptanya sebuah proses birokrasi transparan bebas dari hal yang berdampak hukum,” ucapnya.
SP2D ONLINE Terintegrasi dengan CMS
Ketua TP2DD Provinsi NTT Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat melalui Plt. Sekda Provinsi NTT Yohana Lisapaly mengatakan, CMS Bank NTT bertujuan untuk meningkatkan tata kelola keuangan pemerintah daerah, serta mendorong Inovasi dan teknologi.
“Perjanjian kerja sama antara Bank NTT BPKP dan pemerintah provinsi yang terkait dengan implementasi SP2D Online terintegrasi dengan Cash Manajemen System, akan meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi kerja pemerintah daerah dalam melakukan transaksi belanja,” ujar Lisapaly.
Ia berharap, kerja sama ini dapat memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas pembangunan di Provinsi NTT khususnya bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Sementara Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT Daniel Agus Prasetyo menekankan pentingnya penerapan sistem digital dalam upaya peningkatan PAD.
Menurutnya, peningkatan PAD dapat berdampak pembangunan ekonomi daerah.
“Karena itu, TP2D dibentuk untuk fokus pada elektronifikasi transaksi pemerintah daerah baik dari sisi belanja maupun pendapatan,” ujarnya. +++ citra-news.com/tim
