Sementara Ketua Umum IWASMA NTT, Ir. Elvianus Wairata, M.Si mengatakan, momentum perayaan peringatan HUT Pattimura ke 206 ini sebagai bagian penting untuk simbol keberanian dan kemenangan orang-orang maluku.
Kita berbahagia karena Keluarga Besar IWASMA NTT bersama seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur dengan Peringatan ini sebagai simbol keberanian kita untuk semakin memperkuat kebhinekaan yang kuat dan saling bergandengan tangan satu sama lain untuk membawa dampak positif bagi daerah.
Menurut dia, momentum ini harusnya dirayakan pada 15 Mei lalu. Namun atas beberapa pertimbangan kita laksanakan pada hari ini 20 Mei dalam semangat kebangkitan nasional.
Momentum ini juga sebagai transformasi budaya. Hari ini kita banyak transformasi budaya untuk semakin mempererat kekeluargaan NTT dan Maluku.
Misalnya kita saksikan anak-anak dari timor memainkan musik terompet yang dilatih oleh seorang pendeta asal Maluku. Juga ada tarian foti dari kabupaten rote ndao yang dipentaskan oleh anak-anak Maluku.
“Saya mengajak Keluarga Besar IWASMA NTT, bila pahlawan kita Thomas Matulessy melawan penjajah pada masanya, maka saat ini kita berada dalam situasi untuk membangun perubahan. Misalnya penanganan stunting, kita bersama memberantas kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi,” pintanya.
Ketua Panitia Rainmalnus Louhenapessy menjelaskan, tujuan acara ini adalah melestarikan semangat perjuangan Kapitan Pattimura (Thomas Mattulesy), sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan serta kekeluargaan IWASMA NTT.
“Kegiatan HUT ini juga dirangkai dengan beberapa acara lainnya yaitu donor darah, aksi membersihkan sampah hingga puncaknya pada kegiatan di alun-alun Kota Kupang ini,” kata Rainmalnus.
Acara ini juga dimeriahkan dengan lari obor pattimura diiringi tarian cakalele, pementasan tarian khas maluku lainnya (tarian lenso, tarian katreji, tarian orlapei, tati toki gaba gaba, dan tarian pata cengkeh), lantunan musik terompet oleh anak-anak Timor, tari foti asal rote dan acara makan patita dan badendang.
Lari Obor Pattimura
Penjabat Wali Kota Kupang, GEOTGE M. Hadjoh, SH pada kesempatan itu melepas peserta Lari Obor Pattimura di halaman parkir Kantor Bank Mandiri Cabang Kupang, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Lama Kupang.
Peserta Lari Obor Pattimura diterima Wagub Josef di garis finish Alun-alun di bilangan Kelapa Lima Kota Kupang.
